Share

4 Ilmu Hitam dan Sihir Paling Berbahaya di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Susi Susanti, Okezone · Rabu 26 Januari 2022 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 18 2538073 4-ilmu-hitam-dan-sihir-paling-berbahaya-di-dunia-ada-yang-dari-indonesia-SfPbW6VNNh.jpg Ritual ilmu hitam (Foto: trippin.world)

JAKARTAIlmu hitam atau ilmu sihir dipercaya masih banyak ditemui di beberapa negara di dunia. Biasanya ilmu hitam ini digunakan untuk mengendalikan sesuatu atau kondisi yang tidak diinginkan. Termasuk membalas dendam akan suatu alasan. Berikut 3 ilmu hitam yang dianggap paling berbahaya di dunia diolah dari berbagai sumber.

1. Ilmu Sihir di Filipina

Banyak yang percaya bahwa di negara ini beberapa orang melakukan sihir hitam, menggunakan ritual yang mirip dengan voodoo, dan menggunakan mantera untuk membawa bahaya. Namun, mereka tidak hanya mementingkan diri sendiri, mereka sering ‘menjual’ ramuan khusus untuk membantu pelanggan membalas dendam pada mereka yang telah menganiaya mereka.

Menurut fotografer dokumenter, Jacob Maentz, yang menghabiskan waktu bersama beberapa dukun di sana, dia melihat pengaruh gereja pada para penyihir ini, dengan banyak berdoa dan menyalakan lilin di altar mereka sebelum memulai ritual.

Baca juga: Ritual Ilmu Hitam untuk Perbaiki Pernikahan Berakhir Tragedi, Suami Tewas Dibacok Kapak


2. Vodou di Haiti

Dalam 'Servants of the Spirit', fotografer, Les Stone, menghabiskan 20 tahun menjelajahi mistisisme praktik vodou, agama diaspora Afrika yang berkembang di Haiti antara abad ke-16 dan ke-19 dan yang sering dianggap sebagai praktik yang melibatkan sihir. Vodou adalah agama resmi Haiti, yang dipraktikkan lebih dari 8 juta orang. Agama diaspora Afrika ini didasarkan pada keyakinan bahwa segala sesuatu adalah roh dan manusia ada untuk melayani roh melalui berbagai ritus dan doa kebaktian.

Baca juga: Gadis Cacat Dibunuh dan Dipenggal, Diduga Korban Ritual Ilmu Hitam

Selama ritual, Vodouists akan sering mengalami kerasukan roh dan memasuki keadaan seperti kesurupan, yang dapat mencakup makan dan minum, menari, ramalan dan melakukan pengobatan medis khusus atau ketakutan fisik. Vodou dianggap tidak jahat, namun itu adalah sistem kepercayaan dan agama yang sebanding dengan yang lain. Sebagai salah satu situs pusat Vodou, Souvenance mengadakan festival tahunan saat Paskah.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

3. Dukun santet di Indonesia

Kepercayaan pada ilmu hitam begitu kuat di Indonesia bahkan telah menyebabkan kematian orang-orang yang dituduh melakukan ilmu sihir tersebut.

Antropolog Universitas La Trobe, Nicholas Herriman, menulis dalam bukunya pada 2016, “Perburuan Penyihir dan Konspirasi” bahwa pembunuhan para penyihir, serta pembunuhan ninja berikutnya pada tahun 1998 di Indonesia, jauh melampaui jumlah korban dalam pengadilan penyihir Salem. “Ninja” yang dia tulis adalah pembunuh bertopeng hitam terkenal yang membunuh tersangka penyihir pada tahun 1998. Pembunuh ini kemudian dibunuh oleh penduduk desa.

"Di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur saja, sekitar 100 dukun tewas dan banyak lagi yang menderita pada 1998," tulis Herriman, seraya menambahkan bahwa pada tahun berikutnya, hingga 150 lebih dukun tewas di Jawa Barat.

Menurut sebuah artikel yang diterbitkan oleh Sydney Morning Herald pada 2017, pembunuhan sporadis terhadap tersangka dukun santet (dukun ilmu hitam) berlanjut hingga hari ini. Artikel tersebut mencatat bahwa pada 10 Januari 2020, seorang guru agama yang dituduh sebagai dukun santet dilaporkan diserang dan dibunuh oleh tujuh pria di Sukabumi, Jawa Barat.

4. Tanah sihir hitam di India

Di India Utara, ada sebuah kota dengan sejarah mitologis bahkan lebih dalam dari Sungai Brahmaputra yang mengalir melaluinya. Dijuluki "Tanah Sihir Hitam", desa Mayong yang terpencil dan tak tersentuh ini menyimpan salah satu kisah magis paling aneh di planet ini.

Sementara beberapa desa mewariskan keterampilan bertani atau kerajinan tangan ke generasi berikutnya, para tetua Mayong mewariskan ilmu sihir kepada para pemuda kota.

Banyak yang berspekulasi bahwa nama "Mayong" berasal dari kata Sansekerta "maya", yang berarti "ilusi". Menurut legenda, orang yang telah berubah menjadi binatang buas telah dijinakkan, dan manusia menghilang ke udara dengan mengucapkan "Mantra Luki."

Mayong telah menjadi pusat ilmu sihir dan ilmu gaib di India sejak didirikan berabad-abad yang lalu. Legenda mengatakan, jika Anda meneriakkan "Mantra Uran" Anda akan dapat terbang di udara dan mendarat tepat di samping cinta sejati Anda.

Menurut legenda, penyihir dan orang suci ilmu hitam berlindung di hutan Mayong bertahun-tahun yang lalu. Pada 1337, pasukan Muhammad Shah yang terdiri dari 100.000 penunggang kuda tewas di tangan ahli sihir di sebuah lokasi dekat Mayong, bukti bagi penduduk setempat tentang tingginya prevalensi ilmu hitam di daerah tersebut. Penggali bahkan menemukan pedang di Mayong yang mirip dengan yang digunakan untuk mengorbankan manusia di bagian lain India.

Saat ini, Mayong masih dianggap menakutkan, namun masih ada sedikit pelancong yang dating ke sana. Penduduk lokal Mayong menawarkan pembacaan telapak tangan kepada para pengunjung ini dan mengklaim dapat memprediksi masa depan dengan bantuan pecahan kaca dan kerang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini