Share

Bank AS Bekukan Rekening Kedutaan Besar Afghanistan di Washington

Agregasi VOA, · Kamis 27 Januari 2022 12:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 18 2538609 bank-as-bekukan-rekening-kedutaan-besar-afghanistan-di-washington-09zPo2if3B.jpg Kedutaan besar Afghanistan di Washington (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Para diplomat bekas pemerintah Afghanistan yang bertahan dalam tugas mereka di Amerika Serikat (AS) menghadapi masalah baru yaitu rekening bank kedutaan besar mereka ditangguhkan.

Dua diplomat senior Afghanistan, yang tidak mau disebut namanya karena masalah ini sedang didiskusikan dengan pejabat AS, membenarkan kepada VOA bahwa rekening Citibank kedutaan besar Afghanistan di Washington dan rekening dari dua konsulat Afghanistan di Amerika telah ditangguhkan selama lebih dari sebulan.

Misi Afghanistan di Washington tidak menerima dana dari Kabul, karena ibu kota Afghanistan kini berada di bawah kendali Taliban, dan sejauh ini bertahan dengan mengurangi biaya layanan konsuler.

Baca juga: PBB Desak Dana Afghanistan yang Diblokir Rp136 Triliun Segera Dibebaskan untuk Selamatkan Nyawa

Konsulat-konsulat sudah kehabisan paspor baru tetapi terus memperbarui paspor yang kadaluarsa. Karena cek yang dikeluarkan untuk menutupi pembaruan paspor tidak bisa lagi dikirim ke Kedutaan Afghanistan, staf yang tersisa menyetor wesel kosong ke rekening bank pribadi, kemudian bertemu pada akhir setiap bulan untuk menghitung pendapatan kedutaan.

Baca juga: Taliban Kirim Surat Terbuka, Minta AS Cairkan Aset Afghanistan Rp128 Triliun

“Kami telah mengadakan pembicaraan dengan Departemen Luar Negeri AS, tetapi sejauh ini belum ada terobosan,” kata seorang diplomat Afghanistan. Ia menambahkan bahwa para pejabat Amerika menyarankan para diplomat agar tidak membahas masalah itu secara terbuka.

Sementara pemerintah yang mereka wakili runtuh lebih dari lima bulan lalu, sekitar 90 diplomat Afghanistan tetap berada di empat pos diplomatik di AS, termasuk Perwakilan Tetap Afghanistan di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York.

Para diplomat mengatakan penangguhan rekening bank resmi mereka telah berdampak buruk pada transaksi keuangan kedutaan, termasuk gaji, sewa dan pembayaran asuransi kesehatan.

Ketika ditanya tentang status akun misi itu, juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan kepada VOA, bahwa tidak ada perubahan dalam status akreditasi anggota misi Afghanistan. Tetapi dia menolak berkomentar tentang penangguhan akun. Seorang juru bicara Citibank juga menolak berkomentar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini