Share

Xiomara Castro Dilantik Sebagai Presiden Perempuan Pertama Honduras

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 28 Januari 2022 08:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 18 2539100 xiomara-castro-dilantik-sebagai-presiden-perempuan-pertama-honduras-v75zbeWxKU.jpg Xiomara Castro menerima selempang kepresidenan dalam acara pelantikan di Tegucigalpa, 27 Januari 2022. (Foto: Reuters)

TEGUCIGALPA - Xiomara Castro dilantik sebagai presiden wanita pertama Honduras pada Kamis (27/1/2022) di depan kerumunan warga yang besorak sorai. Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris berada di tengah kerumunan, menjanjikan dukungan Washington membendung migrasi dan memerangi korupsi di negara Amerika Tengah itu.

Pelantikan Castro mengakhiri delapan tahun kekuasaan Juan Orlando Hernandez, sekutu AS yang pernah didakwa di pengadilan korupsi AS dan dituduh memiliki hubungan dengan geng pengedar narkoba.

Castro, yang didampingi suaminya, mantan Presiden Manuel Zelaya, dilantik di sebuah stadion sepak bola yang penuh sesak di mana para pendukungnya bertepuk tangan, menyambut janjinya untuk memperbaiki beban utang negara yang sangat besar.

"Bencana ekonomi yang saya warisi tidak ada bandingannya dalam sejarah negara kita," kata Castro dalam pidatonya sebagaimana dilansir Reuters.

Total utang Honduras mencapai sekitar USD15,5 miliar, atau hampir 60 persen dari produk domestik bruto, masalah ekonomi yang sering disoroti Castro menjelang kemenangan telaknya pada November.

Castro mengatakan "hampir tidak mungkin" untuk melakukan pembayaran utang saat ini tanpa restrukturisasi, setelah utang melonjak tujuh kali lipat di bawah dua pendahulunya yang konservatif.

Wakil Presiden AS Kamala Harris yang hadir pada upacara pelantikan berjanji Washington akan berkolaborasi dalam masalah migrasi, pembangunan ekonomi dan memerangi impunitas. Dia juga mengatakan menyambut baik rencana Castro untuk meminta bantuan PBB untuk membentuk komisi anti-korupsi.

Honduras adalah salah satu dari sedikit negara yang mempertahankan hubungan diplomatik dengan Taiwan alih-alih Beijing, dan Castro selama kampanyenya mundur dari komentar bahwa ia mungkin beralih kesetiaan ke China sebagai presiden. Namun, isu ini sama sekali tidak disebut-sebut selama pelantikan.

Castro, yang menggambarkan dirinya sebagai seorang sosialis demokratis, telah bersumpah untuk mengatasi korupsi, kemiskinan dan kekerasan, masalah kronis yang telah memicu migran yang terikat ke AS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini