JAKARTA - Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam menyambut baik tawaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang siap untuk memfasilitasi lembaganya dan pihak kepolisian untuk memeriksa Bupati Langkat Nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin terkait peristiwa kerangkeng manusia di kediamannya.
"Saya mohon kepada KPK untuk merealisasikan tawaran tersebut. Kami berharap minggu ini kami bisa melakukannya," kata Anam dalam menyampaikan perkembangan terbaru terkait peristiwa Kerangkeng, Minggu (30/1/2022).
Anam menyampaikan bahwa sebenarnya kerja sama dengan KPK dalam konteks kasus ini sudah terlaksana. Hanya saja, lanjutnya, memang belum maksimal karena memang belum menemukan waktunya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada lembaga antirasuah yang sudah membukakan pintu dan memberikan informasi yang cukup di awal bagi proses penyelidikan peristiwa kerangkeng tersebut.
"Tinggal memang soal Bupati, kami minta, kami mohon agar juga dibukakan pintu lebar-lebar untuk mendalaminya apa yang terjadi di sana, bagaimana peristiwanya, kapan dimulainya dan sebagainya," ujarnya.
Baca juga: Komnas HAM Panggil Ahli Dalami Kasus Perbudakan Bupati Langkat
"Penting proses ini agar terangnya peristiwa semakin lama semakin baik, dan masyarakat publik mengetahui sebenarnya apa yang terjadi. Dan Komnas HAM juga semakin lebih mudah dan lebih bagus ketika menarik kesimpulan dan melahirkan rekomendasi," tutur dia melanjutkan.
Baca juga: Penghuni Kerangkeng Tewas, Bupati Langkat Pakai Kode Gas hingga 2 Setengah Kancing
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.