Latar pendidikannya sebagai lulusan Akademi Wartawan dan juga kemampuan menejerialnya sebagai seorang pengusaha sukses dibutuhkan oleh NU tatkala menerbitkan surat kabar Duta Masyarakat. Tan ditunjuk sebagai pimpinan direksi perusahaan harian yang menjadi corong informasi dan propaganda partai NU tersebut.
Meski memiliki jabatan yang cukup strategis, Tan tak pernah mencampuri urusan redaksional. Ia fokus menata keuangan perusahaan dan menangani jaminan sosial para karyawannya.
Selain itu, Tan juga mengurusi perihal percetakannya. Keterlibatan Tan di Duta Masyarakat menjadi pintu masuk menuju dunia politik. Pada Pemilu 1955 yang menentukan anggota DPR RI, selain ditempuh melalui jalur pemilihan umum, juga ditentukan pemilihan khusus dari kalangan minoritas.