Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PBNU: Islam Berkembang di Indonesia Lewat Pendekatan Damai dan Dialog dengan Budaya Lokal

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Kamis, 16 Juli 2026 |20:38 WIB
PBNU: Islam Berkembang di Indonesia Lewat Pendekatan Damai dan Dialog dengan Budaya Lokal
Foto: dok PBNU
A
A
A

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus memperkuat diplomasi pendidikan Indonesia kepada dunia. Salah satunya melalui Program Beasiswa Peradaban.

Wasekjen PBNU, Ginanjar Sya'ban memperkenalkan sejarah, nilai-nilai, dan tradisi Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia yang tumbuh di tengah keberagaman budaya Nusantara kepada enam mahasiswa internasional.

Enam mahasiswa tersebut berasal dari Afghanistan, Aljazair, Nigeria, Tanzania, Pakistan, dan Bangladesh. Mereka akan mengikuti Orientasi Penerima Beasiswa Peradaban  di Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Mojokerto.

“Islam berkembang di Indonesia melalui pendekatan damai dan dialog dengan budaya lokal sehingga melahirkan tradisi keagamaan yang moderat dan menghargai perbedaan," ujarnya di Gedung PBNU, Jakarta, dikutip, Kamis (16/7/2026).

NU kata dia merupakan gerakan masyarakat yang berpegang pada prinsip Ahlussunnah wal Jamaah, mengedepankan sikap toleran, terbuka, dan membangun persaudaraan.

“Nilai-nilai inilah yang kami harapkan dapat dipahami oleh para penerima beasiswa selama belajar di Indonesia," jelasnya.

Sekretaris Lakpesdam PBNU Ufi Ulfiah menambahkan, bahwa Beasiswa Peradaban tidak hanya memberikan kesempatan belajar di Indonesia, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai keislaman Nahdlatul Ulama kepada para calon pemimpin dunia.

"Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, bukan hanya untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga untuk mengenal Indonesia, memahami tradisi keislaman Nahdlatul Ulama, serta kelak memperkenalkan pengalaman tersebut kepada masyarakat di negara masing-masing," ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan BAZNAS RI, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah, Farid Septian, mengatakan, pihaknya mengoptimalkan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement