PBB juga mengatakan telah terjadi 68 kebakaran di kamp-kamp sejak awal tahun, yang telah menewaskan dua orang dan melukai 24 lainnya. Sebagian besar kobaran api dipicu oleh kompor pemanas.
Direktur respons Save the Children Suriah, Sonia Khush, mengatakan tidak dapat dipahami bahwa setiap anak harus menghadapi musim dingin yang takut akan nyawa mereka.
“Hampir 11 tahun setelah krisis di Suriah dimulai, rasanya dunia telah melupakan anak-anak di barat laut Suriah,” ujarnya.
"Kematian tragis yang dapat dihindari ini adalah contoh mengerikan tentang bagaimana anak-anak sangat membutuhkan lebih banyak dukungan kemanusiaan. Mereka juga membutuhkan solusi damai yang langgeng untuk konflik Suriah,” lanjutnya.