Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Perang Legendaris di Zaman Kerajaan

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Minggu, 06 Februari 2022 |07:04 WIB
3 Perang Legendaris di Zaman Kerajaan
Perang kerajaan (foto: dok istimewa)
A
A
A

JAUH sebelum Indonesia merdeka, negeri ini terdiri dari banyak kerajaan di beberapa wilayah. Pada zaman tersebut, ada segelintir perang terkenal yang dilakukan untuk memperebutkan kekuasaan, serta ada pula faktor lainnya. Berikut 3 perang legendaris yang pernah terjadi di zaman kerajaan :

1. Perang Bubat

 

Jika bicara perang di zaman kerajaan, sudah pasti pembahasannya akan mengarah ke Perang Bubat yang melibatkan Kerajaan Sunda dan Kerajaan Majapahit. Dalam artikel bertajuk “Perang Bubat dalam Literatur Majapahit” karya Wawan Hernawan, perang ini terjadi saat rombongan Kerajaan Sunda bertolak ke Majapahit guna mengantarkan sang Putri Raja, Dyah Pitaloka, untuk menikah dengan Raja Majapahit, Hayam Wuruk.

Namun, momen ini justru dijadikan strategi politik oleh Gajah Mada untuk memaksa Kerajaan Sunda agar mau masuk ke wilayah Majapahit. Tak terima mengenai hal itu, perang pun pecah di lapangan Bubat dan menewaskan seluruh rombongan Kerajaan Sunda, termasuk sang Raja beserta keluarganya. Peristiwa ini juga dikenal sebagai ‘Mandi Darah dis Bubat’.

2. Perang Paregreg

 

Masih dari lingkungan Kerajaan Majapahit, perang yang juga terkenal adalah Perang Paregreg. Sejak wafatnya Hayam Wuruk, banyak pertikaian di lingkup kerajaan yang terjadi. Dalam tulisan Soeroso Mp yang berjudul “Bhattara Narapati”, perang Paregreg ini terjadi karena adanya pertikaian untuk memperebutkan kekuasaan.

Puncaknya, saat Raja Wikramawardhana melawan Bhre Wirabhumi. Perang Paregreg baru berakhir pada tahun 1406, saat keraton timur hancur dan Bhre Wirabhumi terbunuh. Setelahnya, kekacauan di Majapahit belum juga berakhir.

Bhre Narapati dibunuh pada 1433 karena dituduh telah ikut menghilangkan nyawa Bhre Wirabhumi. Majapahit semakin ramai akan konflik yang membuat wibawa kerajaan ini hilang. Majapahit mendapat serangan dari Kerajaan Daha, yang notabene merupakan bagian keluarga dari Majapahit. Serangan yang terjadi pada 1489 – 1513 membuat pusat pemerintahan Majapahit pindah ke Daha, meskipun tidak seluruhnya.

3. Perang Kerajaan Panjalu dengan Kerajaan Janggala

Kerajaan Kediri yang begitu terkenal rupanya merupakan hasil dari pembagian kekuasaan dan perang antara Kerajaan Panjalu dan Kerajaan Janggala dalam memperebutkan kekuasaan. Raja Mataram Kuno, Airlangga, membagi kerajaan menjadi 2, yakni Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri).

Kedua kerajaan ini dibatasi dengan Gunung Jawi dan Sungai Brantas. Airlangga sengaja membagi wilayah kerajaan karena telah terjadi pertikaian dalam rangka perebutan kekuasaan. Akan tetapi, Kerajaan Panjalu justru melakukan penyerangan terhadap Kerajaan Jenggala dan berhasil menaklukkan Airlangga. Dari situlah awal Kerajaan Kediri bermula, hingga menjadi kerajaan termasyur di Jawa Timur. (Ajeng Wirachmi/Litbang MPI)

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement