Istrinya tinggal bersama Kayasan untuk sementara waktu selama masa isolasi diri dan dinyatakan negatif Covid-19 dua kali. Putranya, yang juga menghabiskan waktu bersamanya, juga dinyatakan negatif.
“Saya pertama kali mengira saya adalah seorang pembawa, tetapi ini tidak terjadi. Tak seorang pun kecuali mereka yang tinggal bersamaku. Saya pikir saya lebih terpapar virus daripada mereka,” katanya.
“Bahkan kucing yang lewat jendela bisa menginfeksi saya,” candanya.
“Saya sudah sembuh, tetapi saya masih memiliki sisa-sisa Covid-19 di tubuh saya. Ini adalah satu-satunya penjelasan yang diberikan kepada saya untuk tes positif, ”tambahnya.
Kayasan mengatakan Covid-19 telah mengakhiri kehidupan sosialnya. “Saya tidak punya masalah di sini selain tidak bisa menyentuh orang yang saya cintai. Hal ini sangat sulit. Saya bahkan tidak bisa divaksinasi karena kondisi saya,” keluhnya.
(Rahman Asmardika)