Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

42 Pesawat Tempur Rafale Jaga Langit Nusantara, Militer Indonesia Semakin Tak Tertandingi di ASEAN

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Kamis, 10 Februari 2022 |16:27 WIB
42 Pesawat Tempur Rafale Jaga Langit Nusantara, Militer Indonesia Semakin Tak Tertandingi di ASEAN
Jet tempur rafale/ dassault aviation
A
A
A

KEKUATAN militer Indonesia semakin digdaya setelah menyepakati pembelian jet tempur multi-peran asal Prancis, Dassault Rafale. Adapun pada hari ini, Kamis 10 Februari dilakukan penandatanganan kontrak pembelian sebanyak 6 unit pesawat tempur canggih tersebut. Secara keseluruhan, jumlah jet tempur Rafale yang akan diakuisisi mencapai 42 pesawat .

(Baca juga: Resmi Miliki 6 Pesawat Tempur Canggih Rafale, Indonesia Semakin Digdaya)

"Kita rencananya akan mengakuisisi 42 pesawat Rafale. Kita mulai hari ini dengan tanda tangan kontrak pertama untuk 6 pesawat," ujar Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kepada wartawan, Kamis (10/2/2022).

Tak hanya bentuk fisik dari pesawat itu saja yang akan dimiliki Indonesia, namun bagian dari simulator pun juga. 

Menurut dia, para awak juga akan didukung latihan persenjataan. "Dengan dukungan latihan persenjataan dan simulator-simulator yang dibutuhkan," tutup mantan jenderal baret merah Kopassus tersebut.

(Baca juga: Spesifikasi dan Misi Tempur Rafale, Jet Tempur Canggih Calon Penjaga Langit Nusantara)

Dengan akan datangnya jet tempur Rafale, maka Indonesia mengukuhkan sebagai negara yang memiliki militer terkuat di ASEAN dan peringkat 15 negara seluruh dunia.

Hal tersebut berdasarkan situs pemeringkat militer dunia, Global Firepower (GFP) yang menempatkan kekuatan militer Indonesia di peringkat ke-15 dari 140 negara di dunia pada 2022.

GFP merupakan situs web independen berbasis statistik yang melacak informasi pertahanan 138 negara dan diperbarui setiap tahun. Penilaian ini mengacu pada kategori kekuatan militer, keuangan, kemampuan logistik dan geografi. Skor sempurna pada indeks ini adalah 0,00 (powerindeks).

"Semakin kecil nilai PwrIndx (powerindeks), maka semakin kuat kemampuan tempur teoritis suatu negara," tulis Global Firepower, dilansir dari laman resminya.

Negara adidaya Amerika Serikat (AS) masih menduduki negara yang mempunyai militer terkuat di dunia dengan skor 0,0453. Sedangkan Rusia berada pada peringkat kedua dengan 0,0501 Disusul China dengan skor 0,0511 di posisi ketiga.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement