Share

Warga Cari Nama 'Nurman' Gara-Gara Polisi Berlakukan Ganjil-Genap

Inin Nastain, Koran SI · Minggu 13 Februari 2022 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 13 340 2546577 warga-cari-nama-nurman-gara-gara-polisi-berlakukan-ganjil-genap-UgYTYlxedw.jpg Foto: MNC Portal

MAJALENGKA- Pemberlakuan kebijakan ganjil-genap di sebagian Jalan KH. Abdul Halim Majalengka, Jawa Barat memicu tanda tanya dari banyak masyarakat. Pasalnya, batasan titik pemberlakuan kebijakan yang dinilai belum popular di kalangan masyarakat banyak.

(Baca juga: Kendaraan di Luar Plat E Wajib Ikut Aturan Ganjil Genap Jika Masuk Kota Cirebon)

Dalam kebijakan itu disebutkan ganjil-genap bagi kendaraan pribadi berlaku dari Bunderan Munjul sampai Simpang Empat Noorman. Berbeda dengan Bunderan Munjul yang sudah cukup familiar, banyak warga yang masih belum tahu lokasi dari Simpang Empat Noorman tersebut.

Lewat medsos, tidak sedikit warga yang mempertanyakan Simpang Empat Noorman itu. "Simpang Empat Noorman teh, di mana ya?" tulis salah satu warganet, Iwan dikutip Minggu (13/2/2022).

Sedangkan nama Noorman sendiri menjadi 'brand' untuk salah satu Bengkel yang berada di perempatan antara jalan Emen Slamet dan Satari. Di sana, terdapat sebuah Bengkel yang popular dengan nama Bengkel Noorman.

"Itu di perempatan Jalan Emen Slamet dan Jalan Satari. Di sebelah Jalan utama KH. Abdul Halim," kata penggiat sejarah lokal dari Grup Madjalengka Baheula (Grumala) Naro.

Noorman sendiri diketahui mendirikan bengkel bersama dua orang saudaranya. Karena pemilik Bengkel itu bernama Nurman maka warga menyebutnya sebagai Bengkel Nurman.

"Pak Nurman membuat bengkel itu bersama saudara-saudaranya sekitar tahun 1980. Ada Pak Nurman sendiri, lalu Dikong, dan Tuking. Muncullah nama Bengkel Nurman. Itu masuk kategori Bengkel legend" jelas Naro.

Keberlangsungan Bengkel Nurman sendiri bertahan sampai tahun 2000 an. Setelah itu, Bengkel tersebut berpindah tangan ke orang lain.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Pak Nurman ke Sumatera. Sekarang nama bengkelnya juga ganti, jadi Nurman Baru Motor. Orang-orangnya juga baru," jelas dia.

"Sebenarnya mah di Majalengka Kota teh ada dua bengkel yang usianya lama. Selain Nurman, ada juga di Girilawungan. Itu (Bengkel di Girilawungan) lebih dulu dari Nurman," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini