Share

Sejarah Hari Ini: China Lancarkan Invasi ke Vietnam

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 17 Februari 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 16 18 2548374 sejarah-hari-ini-china-lancarkan-invasi-ke-vietnam-wXDPHHXOIM.JPG Tentara PLA China dalam invasi ke Vietnam, 1979. (Foto: Lde421)

PADA 17 Februari 1979 pasukan China melancarkan invasi ke Vietnam sebagai respon atas serangan Vietnam ke Kamboja. Serangan China ini memicu Perang Sino-Vietnam, yang terakhir dari rangkaian Perang Indochina.

Ketegangan antara Vietnam dan Cina meningkat secara dramatis setelah berakhirnya Perang Vietnam pada 1975. Dalam upaya untuk memperluas pengaruhnya, Vietnam membentuk kehadiran militer di Laos; memperkuat hubungannya dengan saingan China, Uni Soviet; dan menggulingkan rezim Pol Pot Kamboja pada 1979.

BACA JUGA: Bersiap Hadapi China, Vietnam Belanja Senjata Besar-Besaran

Sebulan kemudian, sekira 200.000 pasukan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China dengan sejumlah tank memasuki Vietnam utara dari timur dan barat. Vietnam segera memobilisasi semua pasukannya dan melancarkan serangan balik.

Setelah pertempuran sengit selama sembilan hari pasukan Vietnam yang didukung Uni Soviet berhasil memukul mundur pasukan PLA, demikian dilansir History.

Selama beberapa hari setelahnya, pasukan PLA berhasil merebut beberapa kota di Vietnam, dan pada 6 Maret 1979 China mengklaim bahwa pasukannya berhasil membuka pintu ke Ibu Kota Hanoi dan menyatakan misinya di Vietnam telah tercapai. Tidak ingin meningkatkan ketegangan dengan Uni Soviet, Pemimpin China Deng Xiaoping memerintahkan penarikan pasukan PLA dari Vietnam sembari melakukan taktik bumi hangus.

BACA JUGA: China Dikabarkan Akan Dirikan Pangkalan Misil di Dekat Perbatasan Vietnam

Dalam konflik yang relatif singkat ini pihak China diperkirakan kehilangan 26.000 pasukan dan 37.000 lainnya luka-luka, sementara di pihak Vietnam jumlah korban jiwa mencapai 30.000 dan 32.000 luka-luka. Kedua belah pihak mengklaim kemenangan dalam perang ini.

Ketegangan antara China dan Vietnam tetap tinggi selama dekade berikutnya, dan sebagian besar sumber daya Vietnam, yang jumlahnya tidak besar, dialokasikan untuk melindungi perbatasannya dengan China dan kepentingannya di Kamboja.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini