Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengamat: Partai Perindo Berpeluang Besar Lolos ke Senayan

MNC Media , Jurnalis-Jum'at, 25 Februari 2022 |16:52 WIB
Pengamat: Partai Perindo Berpeluang Besar Lolos ke Senayan
Pengamat dari Citra Institute Yusa Fachran (Foto: MPI/Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Elektabilitas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mencapai 2,5 persen. hasil tersebut diperoleh dari hasil survei yang dilakukan Litbang Kompas yang digelar pada 17-30 Januari 2022.

Menanggapi hal ini, pengamat politik Citra Institute Yusa Farchan menilai dengan parliamentary threshold DPR RI sebesar 4 persen, diperkirakan akan ada 9-10 partai politik yang dipastikan bakal lolos ke Senayan pada Pemilu 2024.

"Di antara partai-partai baru dan partai nonparlemen hasil Pemilu 2019, tentu Partai Perindo paling berpeluang besar lolos parliamentary threshold. Peluang ini sangat mungkin jika Partai Perindo mampu bekerja lebih keras lagi untuk menarik simpati masyarakat," ujar Yusa, Jumat (25/2/2022).

Selain modal dasar 3,7 juta atau 2,6 persen suara hasil Pemilu 2019, Yusa menilai, Partai Perindo terus mematangkan berbagai infrastruktur untuk menunjang sistem kepartaian yang terbuka, akuntabel dan demokratis.

Salah satunya adalah model rekrutmen caleg berbasis Konvensi Rakyat. Terkait dengan Konvensi Rakyat tersebut, Yusa' menjelaskan Konvensi Rakyat merupakan gagasan penting di era demokrasi digital yang patut diapresiasi.

"Konvensi Rakyat tentu menjadi terobosan segar di tengah macetnya proses institusionalisasi demokrasi di tubuh partai politik," ujarnya.

Karena itu, Konvensi Rakyat, menurutnya harus bisa berbanding lurus dengan tingkat penerimaan masyarakat terhadap Partai Perindo.

"Tujuan dasar konvensi kan bagaimana merekrut, melibatkan dan menjamin partisipasi politik masyarakat secara lebih luas agar mengenal dan bergabung dengan Partai Perindo. Ini yang mesti harus dijaga. Artinya, Konvensi Rakyat juga harus mampu menjamin meningkatnya party identity terhadap Partai Perindo," ujar kandidat Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement