Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Fakta Candi Peninggalan Mataram Kuno Era Mpu Sindok di Situs Srigading Malang

Avirista Midaada , Jurnalis-Minggu, 27 Februari 2022 |13:06 WIB
Fakta Candi Peninggalan Mataram Kuno Era Mpu Sindok di Situs Srigading Malang
Situs Mataram Kuno era Mpu Sindok (foto: MNC Portal/Avirista)
A
A
A

Selain arca, beberapa artefak-artefak lain seperti ukiran candi berbentuk wajah, batu ambang pintu, dua buah batu relung, dan lingga juga ditemukan. Nantinya temuan-temuan ini disimpan sementara di Museum Singasari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Sedangkan dua arca yang patah sementara waktu bakal dibawa ke kantor BPCB di Trowulan, Mojokerto, untuk diperbaiki terlebih dahulu.

"Kita amankan sementara di Museum Singosari, Kabupaten Malang. Begitu juga nanti yang tahap kedua. Kita amankan sementara di Museum Singosari malang. Berbeda khusus dengan dua arca, karena dalam kondisi patah, itu kita bawa sementara ini ke BPCB Jatim. Kita sambung supaya nanti - nanti keburu pecah. Pecahannya hilang, jadi kita segera sambung," terangnya.

Sementara bangunan candi di Situs Srigading Malang dipastikan menghadap gunung suci Semeru. Menariknya ketika ditarik garis lurus ada posisi sejajar antara bangunan candi di Situs Srigading, Gunung Semeru, dan Gunung Arjuno.

"Ini arah hadap candi ditentukan tangga masuk dan keluar, seperti (candi) Prambanan tangganya ada di timur, dia menghadap ke timur, di belakangnya ada merapi. Ini Candi Srigading menghadap ke timur. Di timur ada Semeru, lurus dengan (gunung) Arjuno," tukasnya.

Dari sisi bangunan diduga kuat candi ini seluas 8 x 8 meter, dengan gaya seperti Candi Badut yang merupakan candi tertua di Malang di masa Kerajaan Kanjuruhan, era pemerintahan Raja Gajayana.

"Gayanya seperti Candi Badut, luasnya 8 x 8 meter, kemungkinan tingginya bisa mencapai 11 meteran," tukasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement