Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketika Gajah Mada Dihina dan Ditertawakan Pejabat Majapahit

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 01 Maret 2022 |06:30 WIB
Ketika Gajah Mada Dihina dan Ditertawakan Pejabat Majapahit
Mahapati Majapahit, Gajah Mada (foto: istimewa)
A
A
A

GAJAH MADA terkenal dengan sifat kepemimpinannya dan kecerdikannya. Tak heran bila karena kebijakan Kerajaan Majapahit begitu disegani di seluruh nusantara. Sang patih ini bisa menyatukan beberapa wilayah di nusantara ke dalam sebuah sumpah yang dikatakan Sumpah Palapa.

Sang patih memiliki sifat wiksaneng sebagaimana Kakawin Negarakertagama. Hal ini juga dituliskan oleh Enung Nurhayati dalam bukunya berjudul "Gajah Mada Sistem Politik dan Kepemimpinan". Wicakseneng sendiri merupakan bahasa Sansekerta yang berarti cerdas, pandai, bijaksana, berpengalaman dalam, mengetahui tentang, ahli dalam.

Maka bisa disimpulkan dari arti bahasa Sansekerta ini, Gajah Mada dinyatakan sebagai pemimpin yang mempunyai sifat wicakseneng naya, karena dia seorang pemimpin yang pandai dalam berdiplomasi dan pandai mengatur siasat. Gajah Mada mahir melakukan konsolidasi dan berdiplomasi dengan kerajaan - kerajaan lain di wilayah Nusantara.

BACA JUGA:Kisah Ibunda Gajah Mada Bunuh Diri karena Rasa Bersalah 

Hasil diplomasi ini terbukti banyak lawan yang bertekuk lutut di hadapan Gajah Mada. Strategi perang Gajah Mada pun bisa menjadikan musuh - musuhnya tidak kuasa menghadapi tipu muslihat yang dilakukan Gajah Mada, misalnya saat Gajah menyerang Bali.

Gajah Mada bisa menetapkan kebijaksanaan dan memformulasikan strategi - strategi untuk mencapai tujuan dalam mengembangkan Majapahit. Gajah Mada mampu membuat satu visi Persatuan Nusantara, sehingga Majapahit mempunyai kekuasaan melebihi Jawa.

BACA JUGA:Aksi Heroik Gajah Mada Selamatkan Raja Majapahit yang Hendak Dibunuh saat Tidur Pulas 

Visi Gajah Mada tersebut ditransformasikan ke dalam misi beliau melalui Sumpah Palapa. Berdasarkan misi Sumpah Palapa, selanjutnya ditentukan sasaran dan tujuan segar lebih terperinci untuk dilaksanakan. Bentuk dari pembagian misi itu, Gajah Mada menentukan wilayah - wilayah yang menjadi sasaran dan tujuan penaklukan dari Sumpah Palapa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement