Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasca-Penyerangan KKB, Satgas Evakuasi Korban Selamat Pekerja PT PTT

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 05 Maret 2022 |10:21 WIB
Pasca-Penyerangan KKB, Satgas Evakuasi Korban Selamat Pekerja PT PTT
Satgas evakuasi korban selamat penyerangan KKB (foto: istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Muhammad Firman mengatakan, pihaknya kini mengevakuasi pekerja pembangunan Tower Palapa Timur Telematika di Distrik Beoga, Papua, yang selamat dari penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Sabtu (5/3/2022).

"Evakuasi menggunakan Helikopter Bell 412 EP Noreg HA-5177, pada pukul 10.13 Wit Tim yang melaksanakan evakuasi berhasil evakuasi korban yang masih selamat atas nama Nelson," kata Firman dalam keterangannya.

BACA JUGA:Pasca-Diserang KKB, Satgas Damai Cartenz Fokus Evakuasi 8 Pekerja PT PTT 

Menurut Firman, korban dievakuasi ke Timika dan tiba di Bandara Moses Kilangin pada pukul 10.45 WIT.

"Korban dibawa ke Polres Mimika mile 32 menggunakan ambulans, dan ditangani oleh tim dokter untuk dilakukan pengecekan kesehatan dan trauma healing," pungkasnya.

BACA JUGA:KKB yang Menyerang 8 Pekerja PT PTT Dipimpin oleh Terry Aibon 

Insiden penyerangan terhadap karyawan PT. PTT dan kontraktor serta warga lokal menewaskan delapan dari sembilan orang yang ditugaskan memperbaiki BTS3 Telkomsel di titik CO 53M 756085 9585257 terjadi pada Rabu (2/3).

Mereka terdiri dari empat orang karyawan PT. PTT, tiga orang karyawan kontraktor dan seorang pemandu lokal, dan seorang yakni NS karyawan PT PTT yang selamat karena saat itu tidak berada di kamp. Delapan orang yang meninggal adalah BILLY, Renal, Bona, Bebi Tabuni, Jamal, Eko, Syahril, dan Pak De.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement