Saluran-saluran TV pemerintah Rusia membenarkan perang dengan menyalahkan agresi Ukraina dan menyebutnya "operasi pembebasan khusus".
Setiap media Rusia yang menggunakan kata-kata "perang", "invasi", atau "serangan" menghadapi risiko diblokir oleh regulator media Rusia karena "dengan sengaja menyebarkan informasi salah mengenai tindakan personel militer Rusia" di Ukraina.
Saluran-saluran televisi populer di Rusia menyebut ancaman terhadap warga sipil Ukraina tidak datang dari pasukan bersenjata Rusia, tapi dari kaum nasionalis Ukraina yang menggunakan warga sipil sebagai tameng.
Sejumlah warga Rusia turun ke jalan untuk memprotes perang, namun rangkaian demonstrasi ini tidak ditayangkan stasiun-stasiun televisi utama pemerintah Rusia.
Mykhailo, seorang pemilik restoran ternama di Kyiv, mengaku tidak punya waktu atau ketertarikan menyaksikan liputan stasiun televisi Rusia mengenai invasi ke Ukraina.
Ketika gempuran dimulai di Kyiv, dia dan istrinya berkonsentrasi untuk melindungi putri mereka yang berusia enam tahun serta putra mereka yang masih bayi.
Pada malam hari, anak-anak mereka bangun akibat suara ledakan dan tidak berhenti menangis. Mykhailo dan istrinya kemudian memutuskan pindah ke pinggiran Kota Kyiv, lalu kabur ke Hongaria.