Kendati demikian, KRL Commuter tetap menjalankan 1.005 perjalanan dengan mayoritas di jam sibuk pagi dan sore hari. Tak hanya itu, KAI Commuter juga menambah rangkaian kereta menjadi lebih panjang.
"Saat ini KAI Commuter juga tetap menjalankan 1. 005 perjalanan KRL dengan mayoritas perjalanan beroperasi di jam sibuk pagi dan sore hari. Selain frekuensi perjalanan, upaya memaksimalkan jaga jarak juga dilakukan dengan mengoperasikan rangkaian kereta yang lebih panjang. Mulai akhir Februari lalu KAI Commuter juga telah melakukan uji coba operasi rangkaian KRL dengan formasi 12 kereta (SF 12) di loop line (Jatinegara - Bogor PP), menggantikan satu rangkaian yang sebelumnya terdiri dari 8 kereta (SF 8)," tuturnya.
Selanjutnya, Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di Stasiun Depok, para petugas satuan pengamanan mengatur para penumpang agar kursi panjang tidak terisi 100%.
Mereka berulangkali menyebutkan kepada para penumpang agar setiap kursi baik di sisi kanan maupun sisi kiri kereta hanya diduduki maksimal lima orang.
"Tetap jaga jarak Bapak, Ibu. Jangan bersentuhan. Kursi hanya diisi lima orang agar bisa berjarak satu sama lain," ujar salah satu petugas.
Sementara itu, mengutip akun Twitter @CommuterLine terdapat perbedaan aturan saat PPKM Level 3 maupun PPKM Level 2 yang tertuang dalam SE Kemenhub Nomor 25 tahun 2022 diantaranya.
PPKM Level 3; jam operasional 04.00-22.00 WIB, 1.005 perjalanan, 94 rangkaian beroperasi, kapasitas 45 persen, anak balita tidak diperkenankan naik KRL, Lansia diperkenankan naik pada pukul 10.00-14.00 WIB, syarat vaksinasi.
PPKM Level 2; jam operasional 04.00-22.00 WIB, 1.005 perjalanan, 94 rangkaian beroperasi, kapasitas 60 persen, anak balita diperkenankan naik pada pukul 10.00-14.00 WIB, Lansia diperkenankan naik pada pukul 10.00-14.00 WIB, syarat vaksinasi.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.