Share

PM Jepang Mendata Kerusakan dan Kerugian Akibat Gempa M7,3

Susi Susanti, Okezone · Kamis 17 Maret 2022 05:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 17 18 2562941 pm-jepang-mendata-kerusakan-dan-kerugian-akibat-gempa-m7-3-sRmfWMeHvq.jpg Gempa M7,3 guncang Jepang (Foto: Twitter)

JEPANGGempa bumi kuat melanda timur laut Jepang pada Rabu (16/3) malam. Gempa berkekuatan 7,3 skala richter ini melanda wilayah yang sama di mana gempa bumi besar memicu bencana nuklir Fukushima 11 tahun lalu.

Gempa ini sempat memicu peringatan tsunami sesaat setelah guncangan. Namun menurut laporan NHK, peringatan tsunami telah dicabut. Gempa ini juga memutus aliran listrik ke dua juta rumah. Satu orang tewas dan puluhan orang diyakini terluka.

Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah masih berusaha untuk mendata dan menilai tingkat kerusakan dan kerugian.

Sementara itu, pihak berwenang mengatakan layanan darurat telah dibanjiri dengan panggilan telepon.

Di Ishinomaki, seorang pejabat kota mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dia terbangun oleh "guncangan yang sangat hebat".

Baca jga: Gempa M7,3 Guncang Jepang, Peringatan Tsunami Dicabut

"Saya mendengar tanah bergemuruh. Bukannya takut, saya langsung teringat gempa Great East Japan," katanya merujuk pada bencana 2011.

 Baca juga: Gempa M7,3 Guncang Jepang, 1 Meninggal dan Puluhan Orang Terluka

Gempa Kamis tercatat 57km (35 mil) di lepas pantai Fukushima, tidak jauh dari pusat gempa paling kuat dalam sejarah Jepang, yang menewaskan 18.000 orang ketika terjadi sebelas tahun lalu.

Diketahui, gempa pada 2011 memicu tsunami dan menghancurkan pembangkit nuklir Fukushima, memicu bencana besar setelah radiasi bocor dari pembangkit.

Otoritas nuklir mengatakan bahwa tidak ada kelainan yang terdeteksi setelah gempa yang terjadi pada Rabu (16/3) malam di situs Fukushima yang rusak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini