Apalagi, sejumlah menteri digadang-gadang masuk ke dalam radar survei sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), sehingga perhatian publik pun mengarah ke dinamika jelang pilpres.
“Bukan hanya para menteri tapi juga para gubernur. Saya melihat momentum perhatian publik lebih kepada itu karena kita sudah mulai masuk tahun politik,” katanya.
Namun demikian, Heri meyakini para menteri itu merupakan pembantu presiden, dan presiden paling tahu ukuran kinerjanya. Kalau ada masukan terkait dengan kinerja menteri-menterinya, presiden pun pasti tidak akan tinggal diam. Apalagi di era demokrasi, mengkritisi adalah hal yang dibolehkan.
“Kalau masyarakat tidak memberikan masukan terhadap kinerja pemerintah hari ini tentu saya kira menjadi pertanyaan bagi kita. (jadi) Sah-sah saja karena momentumnya, lembaga survei merilis nama-nama, lalu dikaitkan dengan Rabu Pon lalu dikaitkan dengan tahun politik, jadilah gendang, tari, serta orkestra,” tandas pakar Komunikasi Politik Polcomm Institute itu.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.