Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tiru Pawang Hujan Rara, Ibu dan Anak Tewas Mengenaskan di Petilasan Keramat Empu Supo

Pipit Wibawanto , Jurnalis-Kamis, 24 Maret 2022 |10:35 WIB
Tiru Pawang Hujan Rara, Ibu dan Anak Tewas Mengenaskan di Petilasan Keramat Empu Supo
Lokasi kejadian ibu dan anak tewas/ MNC Media
A
A
A

TUBAN –Seorang ibu dan anak di Tuban, Jawa Timur tewas mengenaskan usai meniru apa yang dilakukan pawang hujan Rara Istiati Wulandari di Sirkuit Mandalika, beberapa waktu lalu.

(Baca juga: Pawang Hujan Beraksi saat MotoGP Mandalika, BMKG Bilang Begini)

Keduanya tewas usai keracunan gas belerang saat menggelar ritual tolak hujan di kawasan kolam mata air keramat peninggalan Empu Supo di Tuban, Jawa Timur.

Keduanya tiba-tiba terkapar saat sedang menggelar ritual untuk menghentikan hujan menjelang panen padi. Dari hasil penyelidikan polisi, kedua korban keracunan gas belerang yang bersumber dari dasar kolam pertapaan Empu Supo pada masa Kerajaan Majapahit tersebut.

(Baca juga: 10 Warga Keracunan Makanan saat Selamatan)

Kematian korban Marsih dan anaknya, Mariyanto pertama kali di ketahui oleh warga yang awalnya mendengar teriakan meminta tolong. Setelah dicari sumber suara itu ternyata berasal dari dalam kolam belerang. Warga yang menghampiri keduanya sudah tak bernyawa.

"Ceritanya ritual minta terang. Ibunya bakar-bakar di situ, anaknya pingsan. Ibunya mau nolong ikut jatuh sekalian. Itu keracunan, meninggal dua duanya orang-orang tahunya sudah jam delapan," kata Mariyem, warga Desa Dermawuharjo.

Kapolsek Grabagan, Iptu Darwanto mengatakan, kejadian tersebut bermula saat korban Marsih berkunjung ke Petilasan Empu Supo terlebih dahulu untuk melakukan ritual agar pada saat pelaksanaan panen padi esoknya karena tidak turun hujan.

“Biasa dilakukan ritual oleh orang desa untuk minta hujan dan lain sebagainya,”ujar Iptu Darwanto kepada awak media di lokasi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement