Terlebih, selama masa pandemi Covid-19 pedagang menurutnya juga kesusahan. Sehingga tidak dimungkinkan apabila menganjurkan tempat makan untuk tutup pada siang hari.
“Masalah kalau kita tutup ya kasihan, ini kan Covid-19 sudah dua tahun, mereka enggak punya duit kalau tutup kan ya repot,” katanya.
“Rumah makan, warteg, dan lain-lain untuk tetap menghormati bulan suci Ramadan,” pungkasnya.
Baca Juga: Pengelola Terminal Kampung Rambutan Akui Ada Peningkatan Warga Mudik Jelang Ramadan
(Arief Setyadi )