Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Melihat Pesantren di Lapas Puwodadi, Para Napi Menuju Jalan Tobat dari Balik Jeruji Besi

Rustaman Nusantara , Jurnalis-Selasa, 05 April 2022 |12:38 WIB
Melihat Pesantren di Lapas Puwodadi, Para Napi Menuju Jalan Tobat dari Balik Jeruji Besi
Napi di Lapas Purwodadi. (Foto: Rustaman)
A
A
A

Haerudin awalnya terjerat kasus narkoba di Bogor telah menjalani masa tahanan di Lapas Bogor selama lima tahun. Dia kemudian dipindahkan di Lapas Purwodadi empat tahun lalu.

Di awal menjalani kehidupan di jeruji besi Lapas Bogor, ia selalu dihantui rasa kesal dan ingin berontak karena tidak terbiasa hidup di tahanan. Setelah menjalani lima tahun penjara, ia kemudian dipindahkan ke Lapas Purwodadi empat tahun lalu. Dan di inilah Haerudin mulai menemukan jati diri dan selalu teringat kedua orang tuanya dan merasa selalu dihantui rasa bersalah dan berdosa. Ia mengaku butuh waktu satu tahun untuk lancer sholat dan membaca Alquran. Kini ia telah menyelesaikan bacaan Alquran sebanyak 25 juz.

Aris Munandar, Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Lapas Purwodadi menjelaskan bahwa selama masa Covid-19, pertemuan tatap muka pengunjung dengan napi untuk saat ini belum diperbolehkan. Sehingga untuk menyiasati agar napi tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga secara leluasa dengan menyediakan perlengkapan internet secara gratis.

“Selain itu napi juga dibekali keterampilan dan salah satunya adalah mencukur. Napi yang sudah ingin membuka usaha sudah disediakan perlengkapan dan tempat untuk salon,” ucapnya.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement