Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah KH Hasyim Asyari Tanggung Utang Muridnya yang 'Kurang Ajar'

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 12 April 2022 |07:01 WIB
Kisah KH Hasyim Asyari Tanggung Utang Muridnya yang 'Kurang Ajar'
KH Hasyim Asy'ari (Foto: NU)
A
A
A

KH M Hasyim Asy’ari punya sederet kisah suri tauladan yang luar biasa. Sosok yang kemudian dikenal sebagai pendiri NU itu memiliki kiprah demikian mengagumkan.

Di luar itu semua, dalam sebuah kisah disampaikan bahwa KH M Hasyim Asy’ari atau Hadratussyekh memiliki seorang santri bernama Sulam Syamsun.

Ia adalah ayah dari Munyati Sulam, penyiar di TVRI yang biasanya disuruh qiraah. Sulam Syamsun ini adalah santri yang tergolong bandel. Saking bandelnya, ia sampai memiliki banyak utang.

Dikutip dari laman NU Online, pada suatu ketika usai hari raya, setelah musim liburan, Sulam tidak berani kembali ke pondok. Ia kemudian berkirim surat kepada kiainya, KH M Hasyim Asy’ari yang kurang lebih isinya: Teruntuk Hadratussyekh Hasyim Asy’ari. Ini saya ayahanda Sulam. Mengabarkan, bahwa Sulam tidak bisa kembali ke pondok, karena Sulam telah meninggal dunia. Jika ada salahnya mohon dimaafkan. Jika ada utangnya mohon untuk diikhlasakan.

Mendapat surat seperti itu, Kiai Hasyim menangis (muwun), karena salah satu santrinya meninggal dunia. Kemudian mengumpulkan para santri untuk diajak shalat ghaib (shalat yang dilakukan tatkala seorang muslim meninggal dunia pada tempat yang jauh dan tidak memungkinkan didatangi).

Setelah shalat ghaib, Hadratussyekh mengumumkan: Hadirin sekalian, ini Sulam telah meninggal dunia. Maafkan kesalahannya, ya? Dimaafkan, ya?,” pinta Kiai Hasyim, dalam bahasa Jawa. Semua santri menjawab: “Nggih...” (Iya)

Kemudian yang agak berat, soal utang. “Kalau ada utangnya, diikhlaskan, ya?”

Karena Kiai Hasyim yang berbicara, semua santri menjawab kompak: “nggih...”

“Halal?”

“Halal,” jawab santri, serempak.

Tak dinyana, tiba-tiba kemudian, dari pintu pondok, Sulam berlari mendekat sambil berteriak: “Matur nuwuuun” (terima kasih....!)

Melihat kelakuan santrinya yang “kurang ajar” seperti itu, Kiai Hasyim bukannya marah, malah justru menangis, merangkul Sulam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement