Hal tersebut dilakukan untuk membuat para remaja yang notabennya anak-anak di bawah umur untuk jera. Selain itu, tindakan ini juga sebagai peringatan terhadap orangtua, dengan memperingatkan dari data yang tercatat di database nanti akan mendapat perhatian khusus.
Sebagai informasi, Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengamankan 92 remaja, di mana 47 orang masih berstatus sebagai pelajar dan 45 orang sisanya tidak bersekolah.
Pada saat penangkapan, Komarudin menuturkan, tidak menemukan senjata tajam dari para remaja tersebut ketika diamankan.
Ia mengaku hanya menemukan sebuah mistar, yang menurutnya bukan termasuk ke dalam senjata tajam.
“Sejauh ini dari 92 memang tidak kita temukan senjata tajam, yang kita temukan ada mistar. Mistar itu tidak dikategorikan senjata tajam namun benda ini biasa digunakan untuk tawuran,” katanya.
(Arief Setyadi )