Share

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Boeing Kehilangan Lebih dari 90 Pesanan Pesawat

Susi Susanti, Okezone · Rabu 13 April 2022 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 13 18 2578353 imbas-perang-rusia-ukraina-boeing-kehilangan-lebih-dari-90-pesanan-pesawat-syziLossSN.jpg Pesawat Boeing terkena imbas perang Rusia-Ukraina (Foto: Reuters)

NEW YORK - Boeing kemungkinan akan kehilangan sekitar 90 pesanan pesawat karena "masalah geopolitik" terkait dengan invasi Rusia ke Ukraina.

Perusahaan mengatakan belum membatalkan pesanan. Tapi kondisi perang telah membuat mereka dalam kebingungan atau limbo akuntansi ketika ada pertanyaan tentang apakah pesanan jet di pembukuan akan bisa dipenuhi.

Perusahaan mengungkapkan pada Selasa (12/4) bahwa mereka menambahkan 141 jet ke klasifikasi akuntansi itu pada Maret lalu. Sekitar dua pertiga dari pesanan itu—atau hanya lebih dari 90—adalah jet 737 Max yang terkena dampak perang di Ukraina dan sanksi ekonomi terkait.

Perusahaan telah melihat peningkatan pesanan yang ditambahkan ke limbo akuntansi ini dalam dua tahun terakhir, karena pandemi menyebabkan penurunan tajam dalam permintaan pesawat baru. Termasuk penambahan pada bulan Maret, sekarang ada hampir 950 pesanan jet komersial yang dianggap memiliki status tidak pasti itu, meninggalkan Boeing dengan simpanan sekitar 4.300 jet yang belum dibangun.

Baca juga: Pesawat Boeing 737 Jatuh, China Konfirmasi 132 Penumpang dan Awak Meninggal

Sanksi yang diberlakukan banyak negara Barat telah mencegah penjualan pesawat saat ini ke Rusia. Boeing dan pembuat pesawat barat lainnya seperti Airbus juga telah memotong pasokan suku cadang yang dibutuhkan dan dukungan perawatan untuk pesawat di Rusia untuk mematuhi sanksi. Jadi keraguan tentang pesanan di masa depan ke Rusia bukanlah hal yang mengejutkan.

Baca juga: Pencarian Korban Pesawat Boeing 737 yang Jatuh di China, Sisa Tubuh Manusia, Dompet hingga Mesin Ditemukan

Data Boeing menunjukkan hanya 30 pesanan jet 737 Max dari maskapai Rusia, Utair Airlines. Tetapi sebagian besar maskapai penerbangan Rusia memesan jet dari Boeing dan menyaingi Airbus melalui perusahaan leasing. Jadi kemungkinan ada lebih banyak jet Boeing yang ditujukan ke Rusia sebelum perang.

Bahkan jika sanksi dicabut, hubungan antara Rusia dan perusahaan leasing mungkin telah rusak secara permanen oleh langkah Rusia untuk menasionalisasi dan mengambil alih ratusan pesawat milik perusahaan tersebut.

Boeing juga melaporkan jet 737 Max lainnya dipesan oleh maskapai Ukraina, SkyUp.

Kabar baik bagi Boeing (BA) adalah bahwa mereka mengalami peningkatan bersih 38 pesanan baru selama Maret lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini