Share

Melawan Polisi, Pembobol Kosan Wanita Ditembak Mati

Fani Ferdiansyah (Koran Sindo), Koran SI · Jum'at 15 April 2022 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 15 525 2579595 melawan-polisi-pembobol-kosan-wanita-ditembak-mati-rXYKAYNZq7.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

GARUT - Terduga maling spesialis kos-kosan berinisial BS di Kabupaten Garut, Jawa Barat harus meregang nyawa akibat ditembus timah panas polisi. Ia ditembak karena melakukan perlawanan saat diminta menunjukkan sejumlah barang hasil curiannya.

Penangkapan BS bermula saat polisi menangani kasus pembobolan kos-kosan yang dihuni khusus perempuan di kawasan Panawuan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis 14 April 2022. Saat itu, korban melaporkan sejumlah barang seperti laptop dan ponsel pintar miliknya hilang dicuri setelah sahur.

"Tim dari Polsek Tarogong Kidul kemudian mengecek laporan dan kejadian pencurian tersebut," kata Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, kepada wartawan di Mapolres Garut, Jumat (15/4/2022).

BACA JUGA:Rumah Kosong Ditinggal Pergi ke Ladang, Motor Butut Dicuri Maling 

Polisi kemudian mendapatkan informasi bahwa barang elektronik korban yang hilang dicuri berada di sebuah kamar indekos di kawasan Sukajaya, Tarogong Kidul. Lokasi tersebut diduga menjadi tempat tinggal BS.

"Anggota kemudian melakukan penggerebekan. Kemudian, mengamankan barang bukti dan seorang terduga pencurinya," ujarnya.

Menurut Wirdhanto, BS merupakan maling spesialis pembobol kosan di wilayah perkotaan Garut. Bahkan, BS disebut-sebut sering melakukan aksi pembobolan kosan dengan modus yang sama.

Ia kemudian digiring ke lokasi kejadian, kosan kawasan Panawuan. Petugas meminta BS mencari barang bukti yang telah dihilangkan.

"Namun, pelaku melakukan perlawanan dengan cara merebut senjata anggota. Anggota kemudian melakukan tindakan tegas terukur," kata Kapolres Garut.

BACA JUGA:Maling Motor Berjaket Ojol Terekam CCTV di Tanjung Priok 

Dia ditembak di bagian leher. Menurut Wirdhanto, BS sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. 

"Sempat dilakukan perawatan, namun tidak tertolong," ucapnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini