Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pastikan Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok Aman, Kementan Turun Langsung ke Medan

Agustina Wulandari , Jurnalis-Sabtu, 16 April 2022 |15:15 WIB
Pastikan Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok Aman, Kementan Turun Langsung ke Medan
Kementan pastikan ketesediaan dan harga bahan pokok aman. (Foto: Dok.Kementan)
A
A
A

MEDAN - Kementerian Pertanian (Kementan) turun langsung ke Medan, Sumatera Utara, untuk memastikan ketersediaan dan harga 12 bahan pangan pokok di tempat. Hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen Kementan untuk menjaga dan mengawal ketersediaan 12 bahan pangan pokok di pasaran pada saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1443 H.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan, upaya menjaga ketersediaan dan harga 12 stok bahan pangan pokok ini penting, agar dapat diambil tindakan cepat jika terjadi sesuatu di pasaran.

"Kami bersama seluruh pemerintah provinsi turun ke lapangan untuk memastikan ketersediaan 12 bahan pangan pokok itu tersedia dengan baik. Begitu juga dengan harga, agar dapat diambil tindakan intervensi ketika terjadi kenaikan atau kelangkaan bahan pokok di pasaran," ujarnya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil beserta jajaran, Pemprov Sumatera Utara dan Pemkot Medan turun langsung ke pasar-pasar memantau perkembangan kebutuhan 12 bahan pangan pokok tersebut. Dari hasil pantauannya di Pasar Sei Sikambing, Kota Medan, stok/ketersediaan 12 bahan pangan pokok secara umum dalam kondisi aman.


"Jadi artinya, ketersediaannya untuk saat ini masih aman. Beras paling kuat ketahanannya. Tadi ada cabai, bawang merah, bawang putih juga oke. Daging masih fluktuatif dari segi harga walaupun ketersediaan nya cukup. Mnyak goreng juga tersedia. Intinya, secara general ketersediaan 12 bahan pangan pokok masih aman di Kota Medan," kata Ali, Sabtu (16/4/2022).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement