Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usut Suap Bupati Nonaktif PPU, KPK Panggil Ketua DPC Demokrat Samarinda

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Selasa, 19 April 2022 |13:51 WIB
Usut Suap Bupati Nonaktif PPU, KPK Panggil Ketua DPC Demokrat Samarinda
Ali Fikri (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Samarinda, Viktor Juan, hari ini. Sedianya, Viktor bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati nonaktif Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud (AGM).

Selain Viktor, penyidik juga memanggil sembilan saksi lainnya yakni, Kasatpol PP Penajam Paser Utara, Muhtar; Staf pada DPMPTSP PPU, Ali Rosikin; Karyawan PT Prima Surya Silica, M Yora; Karyawan yang bekerja di rumah Abdul Gafur Mas'ud, Udin; Plt Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Dinas PUPR PPU, Mia.

Kemudian, empat Wiraswasta yakni, Justan; Agung Rosyidi; Habib Salim Al Jufri; dan Bambang Susilo. Mereka dipanggil untuk dimintai keterangannya sekaligus dalam rangka merampungkan berkas penyidikan tersangka Abdul Gafur Mas'ud. Rencananya, pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan di Mako Brimob Polda Kaltim.

Baca juga: Bupati Nonaktif Penajam Paser Utara Diduga Terima Jatah dari Pemenang Proyek

"Hari ini, pemeriksaan saksi kasus ugaan korupsi terkait kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur tahun 2021 - 2022 untuk tersangka AGM. Pemeriksaan dilakukan di Mako Brimob Polda Kaltim di Balikpapan," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (19/4/2022).

Belum diketahui apa yang bakal didalami penyidik terhadap para saksi tersebut. Namun demikian, KPK belakangan ini sedang intens menelusuri aliran uang dugaan korupsi Abdul Gafur Mas'ud. Salah satunya, diduga ada aliran uang korupsi Abdul Gafur untuk Musda Partai Demokrat Kalimantan Timur.

Baca juga: KPK Panggil 2 Mantan Plt Kadis PUPR Penajam Paser Utara

KPK mencurigai ada aliran uang janggal untuk mendukung pencalonan tersangka Abdul Gafur Mas'ud sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kaltim. Dugaan aliran uang yang janggal itu sempat diselidiki KPK lewat tiga Ketua DPC Partai Demokrat pada Kamis, 31 Maret 2022.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement