INDRAMAYU - Pembakaran jerami oleh petani di sepanjang jalur pantura, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menimbulkan asap tebal dan mengganggu para pengendara yang melintas.
Berdasarkan pantauan, kondisi asap terjadi sejak pagi hingga siang hari ini. Puluhan titik asap dari hasil pembakaran jerami di sepanjang jalur pantura Indramayu itu mengakibatkan jarak pandang pengendara menjadi terbatas, sehingga pengemudi terpaksa menyalakan lampu untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.
BACA JUGA:Jokowi: Ada 23 Juta Mobil dan 17 Motor Lakukan Perjalanan Mudik Lebaran 2022
Sementara, pengemudi mobil box, Danto, mengaku merasa terganggu dengan adanya asap yang menyelimuti jalur pantura tersebut.
"Sangat mengganggu, nyetir juga buyar karena pandangan engga terlalu jelas, ditambah saya baru lewat sini (Pantura Indramayu), jadi saya sering berhenti hawatir nabrak," keluh Danto, Rabu (20/4/2022).
BACA JUGA:Antisipasi Lonjakan Pemudik, Jokowi Sudah Ingatkan 3 Kali soal Mudik Lebaran 2022
Selain membuat jarak pandang menjadi terbatas, lanjut Danto, di jalur Losarang hingga Lohbener asap tersebut juga menyebabkan sesak pernafasan. "Lumayan banyak kepulan asap di pantura, yang parah ya di sini nafas juga agak sesak," ujarnya.
Oleh karenanya, para pemudik yang melintas di jalur pantura diimbau ekstra hati-hati, pasalnya jalan pantura di sejumlah titik diselimuti asap tebal akibat aktifitas pembakaran jerami di musim panen padi.
(Awaludin)