Share

Sadis! Seorang Pria Dianiaya Geng Motor hingga Tewas di Hadapan Anak Istrinya

Adi Palapa Harahap, iNews · Kamis 21 April 2022 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 21 608 2582906 sadis-seorang-pria-dianiaya-geng-motor-hingga-tewas-di-hadapan-anak-istrinya-CD9LrqFcZi.jpg Seorang pria tewas dianiaya geng motor di Sumut (Foto: iNews)

MEDAN - Aksi kebrutalan geng motor kembali terjadi di Medan Labuhan. Akibat aksi kebrutalan itu, seorang warga yang sedang mengendarai motor bersama anak istrinya di hadang puluhan dan menganiaya korban hingga tewas

Aksi geng motor pun sempat terekam CCTV, istri korban pun menangis saat korban dianiaya puluhan orang yang diduga anggota geng motor.

Retno Suwito, warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, tewas akibat kebrutalan puluhan anggota geng motor yang menyerang korban di kawasan Jalan Jermal Raya, Kecamatan Medan Labuhan, pada Rabu 20 April 2022, malam.

Korban tewas dengan luka sayatan benda tajam di bagian dada kiri. Selain itu, istri korban yakni Tika dan dua anaknya, Kahiyang dan Rali, mengalami luka-luka di bagian kepala akibat terjatuh dari sepeda motornya.

Aksi kekerasan yang dialami korban bersama istri dan anaknya sempat terekam CCTV. Di mana istri korban nampak menangis histeris, lihat suaminya penuh luka dan tersungkur di tanah, lalu ditolong warga setempat.

Korban langsung diautopsi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Istri korban melihat suaminya tidak berdaya lagi menangis lalau pingsan.

Istri korban, Tika mengatakan, peristiwa penghaniayaan ini terjadi, sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu korban bersama istri dan dua anaknya keluar rumah untuk membeli jamu di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Labuhan.

Namun, tiba-tiba datang puluhan gerombolan remaja menggunakan sepeda motor langsung memepet sepeda motor korban dan secara pembabi buta menghaniaya korban menggunakan senjata tajam.

Mengetahui suaminya terluka, Tika dibantu warga sekitar korban dibawa ke rumah sakit Delima Medan. Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit korban meninggal dunia.

"Saya harap polisi bisa segera menangkap para pelaku," ujar Tika.

Usai dilakukan diautopsik, jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, untuk dikembumikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini