UKRAINA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah merilis video baru yang menandai Paskah Ortodoks, sebuah festival besar di Ukraina. Dia membandingkan antara penderitaan akibat Covid-19 dan perjuangan perang.
"Tahun lalu kami merayakan Paskah di rumah karena pandemi. Tahun ini, kami juga merayakan kebangkitan Kristus tidak seperti dulu. Karena virus lain. Karena wabah yang disebut perang,” terangnya saat berbicara kepada rekan-rekannya.
"Ancaman tahun lalu dan tahun ini disatukan oleh hal yang sama: tidak ada yang bisa mengalahkan Ukraina,” lanjutnya.
Pidatonya direkam di Katedral St Sophia di Kyiv, yang menurut Zelensky telah bertahan dari pendudukan Nazi di negaranya selama Perang Dunia Kedua.
Baca juga: Presiden Ukraina: Pembicaraan Damai Berakhir jika Tentara Mariupol Terbunuh
Sebelumnya, Zelensky memperingatkan dia akan membatalkan pembicaraan damai dengan Rusia jika pembela terakhir Mariupol terbunuh
Baca juga: Ukraina Klaim Hancurkan 177 Pesawat dan 154 Helikopter Milik Rusia
Kota penting yang strategis itu telah dihancurkan oleh Rusia selama berminggu-minggu, dan para pejabat mengatakan evakuasi yang direncanakan telah dihentikan oleh penembakan yang intens.
Sebelumnya, sebuah video telah diterbitkan yang memperlihatkan perempuan dan anak-anak berlindung di bunker di bawah pabrik baja tempat para pembela terakhir bertahan.
Pada konferensi pers selama tiga jam di stasiun kereta bawah tanah Kyiv, Zelensky juga mengatakan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken akan mengunjungi kota itu pada Minggu (24/4).
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.