JAKARTA - Setelah merenung terkait kesalahan arah kiblat Masjid Agung Demak Bintoro yang baru saja berdiri, dengan segenap keberaniannya, Sunan Kalijaga berhasil dalam membetulkan arah kiblat masjid tersebut.
Mneurut buku 'Brawijaya Moksa Detik-Detik Akhir Perjalanan Hidup Prabu Majapahit', berkat keberaniannya, kaum muslimin di daerah Demak dan sekitarnya dapat menunaikan ibadah shalat Jumat secara berjamaah di Masjid Agung Demak Bintoro.
Raden Patah beserta para Wali Sanga merasa bersyukur karena Allah Swt telah memberikan petunjuk melalui Sunan Kalijaga hingga arah kiblat masjid menjadi benar.
Baca juga: Cerita Sunan Kalijaga Benarkan Arah Kiblat Masjid Demak
Lagi-lagi Sunan Kalijaga berperan dalam pembangunan Masjid Agung Demak Bintoro. Kepiawaian Sunan Kalijaga memang sangat menonjol.
Baca juga: Ziarah ke Makam Raja-raja Kerajaan Demak di Masjid Demak
Sebelumnya, Sunan Kalijaga telah membuat 'saka guru' atau tiang yang disebut dengan 'saka tatal’ atau tiang penyangga masjid Demak yang terbuat dari kayu dan memiliki motif.
Putra Tumenggung Wilatikta itu bukan saja telah menciptakan saka tiang dari tatal dan telah membetulkan arah kiblat, tetapi ia juga menciptakan sebuah kenthongan (penthongan) dan bedhug yang digantung di depan Masjid Agung Demak Bintoro.
Alat kenthongan dan bedhug tersebut dimaksudkan sebagai tengara bahwa saat Shalat Jumat sudah masuk, sehingga salah seorang kaum muslimin dapat membunyikannya secara berulang-ulang.
(Susi Susanti)