JAMBI - Aparat Polda Jambi mengungkap sindikat pembuat data PeduliLindungi fiktif. Dengan membayar Rp600 ribu hingga Rp1,2 juta, para korban sudah bisa terdaftar di aplikasi PeduliLindungi.
Dari pengungkapan pelaku ilegal akses tersebut, polisi mengamankan tujuh orang yang merupakan berprofesi sebagai guru.
BACA JUGA:Waspada, Penipuan Atas Nama Bupati Bogor Ade Yasin
Tujuh orang pelaku sindikat pembuat data di aplikasi PeduliLindungi jaringan antar provinsi terus menjalani pemeriksaan oleh anggota cyber Ditkrimsus Polda Jambi. Setelah dilakukan penangkapan Jawa Barat, Jawa Timur dan Jambi.
Ketujuh orang pelaku tersebut mulai dari membuat iklan di media sosial. Pelaku yang mengumpulkan data para korban yang ingin memasukkan data ke aplikasi PeduliLindungi serta operator yang mengakses data ke aplikasi PeduliLindungi.
Kepada calon korbannya, sindikat pembuat data aplikasi PeduliLindungi tersebut menjanjikan para korbannya yang akan melakukan perjalanan baik darat laut maupun udara.
Dari hasil pemeriksaan anggota Cyber Ditkrimsus Polda Jambi, para pelaku yang ditangkap di Jawa Timur, Jawa Barat dan Jambi tersebut, ada pelaku yang berlatar belakang guru mengaku sudah 200 orang lebih telah dimasukkan ke dalam aplikasi PeduliLindungi.
Direktur Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Christian Tory menyebut, selain jaringan Jawa Barat, Jawa Timur dan Jambi juga terdapat jaringan Sumatera Utara, Kepulauan Riau.
BACA JUGA:Jaksa Tangkap Buronan Kasus Penipuan Stanly Kopalit
Dia menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan pembuat data aplikasi PeduliLindungi bagi masyarakat tidak dilakukan vaksin yang telah mengantongi keuntungan puluhan juta rupiah tersebut.
Atas ulahnya, para pelaku akan terancam Pasal 30 junto Pasal 46 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi transaksi elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman di atas lima tahun kurungan penjara.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.