Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemudik Harus Waspada! Puting Beliung dan Banjir Rob Jadi Ancaman di Jalur Pantura

Agung Bakti Sarasa , Jurnalis-Rabu, 27 April 2022 |11:04 WIB
Pemudik Harus Waspada! Puting Beliung dan Banjir Rob Jadi Ancaman di Jalur Pantura
Ilustrasi banjir rob. (Foto: Dok/Agung B/MPI)
A
A
A

BANDUNG - Pemudik yang melintas di jalur pantai utara (pantura) Jawa Barat diimbau mewaspadai ancaman puting beliung dan banjir rob menyusul masih tingginya intensitas hujan di Jabar.

Saat ini, musim hujan yang masih melanda Jabar berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, angin puting, serta bencana lain dapat menghambat perjalanan mudik.

Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPTR) Provinsi Jabar sendiri mencatat, ada 87 titik rawan longsor (56 titik di jalan provinsi dan 31 titik jalan nasional) serta 30 titik rawan banjir (25 titik jalan provinsi dan 15 titik jalan nasional).

BACA JUGA:Pertamina Dukung Mudik Aman Mudik Sehat bersama BUMN 2022

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, Budi Juanda mengatakan, khusus untuk wilayah pantura, pemudik wajib mewaspadai gangguan akibat bencana angin puting beliung dan rob.

"Kondisi Pantura dan jalur selatan berbeda. Di pantura harus waspadai kemungkinan angin puting beliung dan banjir, terutama akibat rob," ujar Budi dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (JAPRI), di Gedung Sate Bandung, Selasa (26/4/2022) kemarin.

Menurutnya, hujan diprediksi masih akan turun dengan deras di wilayah pantura. Hal inilah yang menurutnya bakal menyebabkan munculnya banjir akibat air laut meluap atau rob.

Sementara di jalur selatan, kewaspadaan berbeda. Di jalur selatan dan tengah, kata Budi, pemudik wajib mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan tanah bergerak.

Budi mengatakan, Jabar memang memiliki banyak titik lokasi bencana yang harus diwaspadai. Dia mengungkapkan, sejak Januari hingga April 2022, tercatat sekitar 400 kejadian bencana.

"Artinya, potensi memang ada ditambah dengan adanya pergerakan orang pas mudik," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement