Gayatri pun berlulut di hadapan tubuh ayah dan ibunya. Kemudian ia mencium dan mendoakan jiwa keduanya. la meraih tangan ayahnya yang dingin tersebut, dan bersumpah bahwa ia akan mengabdikan diri untuk mengenangnya dan merawat apa yang telah diwariskannya.
Sejenak kepedihan yang dalam menguasai dirinya. Setelah itu Gayatri merasa ketakutan. Ia berpikir, bagaimana ia bisa bertahan hidup seorang diri nantinya?
Namun tiba-tiba, ia teringat kisah Panji dan Candra Kirana. Ia pun segera menenangkan diri dan membuat keputusan: ia akan menyamar, mencari teman-teman baru dan tidak akan menyingkap tabir identitasnya sampai seorang "Pangeran Panji" muncul. Baru setelah itu mereka berdua akan mengejar cita-cita sang ayah untuk membangun sebuah kerajaan pemersatu Nusantara.
(Susi Susanti)