Share

BMKG: Gempa Pesawaran Lampung Akibat Aktivitas Sesar Lokal Tarahan Dekat Gunung Betung

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 03 Mei 2022 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 03 340 2588943 bmkg-gempa-pesawaran-lampung-akibat-aktivitas-sesar-lokal-tarahan-dekat-gunung-betung-UVPeTzyxOO.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa magnitudo (M) 2,5 di Pesawaran Lampung akibat aktivitas Sesar Lokal Tarahan dekat Gunung Betung, Bandar Lampung.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lokal Tarahan dekat Gunung Betung, Bandar Lampung,” kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto dalam keterangan yang diterima, Selasa (3/5/2022).

BMKG mencatat gempa terjadi hari ini pukul 20:20:46 WIB. Sementara itu, dari hasil analisa BMKG menunjukkan episenter terletak pada koordinat 5.4 LS dan 105.22 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 km Tenggara Pesawaran Lampung pada kedalaman 10 kilometer.

Baca juga: Gempa M2,5 Guncang Pesawaran Lampung, BMKG Ingatkan Waspada Gempa Susulan

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Teluk Betung dengan Skala Intensitas I - II MMI (Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang - Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Baca juga: Hari Kedua Lebaran, Hujan Diperkirakan Guyur Jakarta pada Siang dan Malam

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

“Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut,” kata Hartanto.

Sementara itu, hingga pukul 20:40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. “Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegas Hartanto.

Baca juga: BMKG: Manggarai Barat Waspadai Cuaca Ekstrem hingga 5 Mei

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini