Putri Lavrov yang tidak terlalu terlihat, Ekaterina Vinokurova, 39, kuliah di Universitas Columbia di New York, tempat dia tinggal selama 17 tahun, sebelum memperoleh gelar sarjana di London School of Economics. Baik Kovaleva dan Vinokurova baru-baru ini mendapat sanksi dari Inggris.
"Ini mengirimkan sinyal kuat bahwa mereka yang diuntungkan dari asosiasi mereka yang bertanggung jawab atas agresi Rusia berada dalam cakupan sanksi kami," tulis Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss dalam rilis berita yang mengumumkan sanksi terhadap Kovaleva.
Para ahli mengatakan kekayaan yang mengejutkan, namun tampaknya tidak dapat dijelaskan, dari keluarga seperti itu di dunia Putin, bermuara pada satu konsep yakni kleptokrasi.
"Kleptokrasi hanyalah pemerintahan yang diperintah oleh pencuri di mana kebijakan dan keputusan yang dibuat adalah atas nama para pencuri itu,” terang profesor Universitas Georgetown Jodi Vittori, seorang ahli korupsi dan kebijakan global.
"Ini tentu saja mewakili tingkat tinggi setidaknya sinisme, jika bukan kemunafikan langsung," ujarnya.
Jaringan rumit perusahaan cangkang, bank luar negeri, dan transaksi tersembunyi sering kali mengaburkan kekayaan mereka, dengan akun-akun saling bertumpuk, membuatnya rumit untuk melacak dari mana dana berasal.