Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa M4,6 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan BMKG

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 09 Mei 2022 |12:57 WIB
Gempa M4,6 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan BMKG
BMKG (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gempa bermagnitudo (M) 4,6 yang mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia.

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia,” kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (9/5/2022).

BMKG mengatakan gempa terjadi pukul 11:50:31 WIB ini, terletak pada koordinat 8.23 LS dan 108.28 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 63 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran Jabar pada kedalaman 32 kilometer.

Baca juga: Gempa M4,6 Guncang Pangandaran, Getarannya Terasa sampai Garut

Sementara itu, dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Banjar dengan Skala Intensitas I - II MMI (Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang - Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Kemudian, di Garut dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Baca juga: Gempa M3,2 Guncang Kaimana Papua Barat

“Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut,” tegas Hartanto.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement