"Namun, kami memiliki komitmen terhadap komunitas global kami dan harus tetap teguh pada nilai-nilai kami. Dan komitmen kami terhadap nilai-nilai kami berarti bahwa kami tidak dapat lagi menjaga Arches tetap bersinar di sana." tambahnya.
Pada 24 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan ke Ukraina pro-Barat, memicu sanksi Barat yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Rusia dan memicu eksodus perusahaan asing termasuk H&M, Starbucks, dan Ikea.
Pihak berwenang mengatakan mereka siap untuk menasionalisasi aset asing, seperti yang terjadi dengan Renault dan beberapa pejabat meyakinkan Rusia bahwa merek favorit mereka akan memiliki alternatif domestik.
Pejabat di Moskow telah berusaha untuk mengecilkan beratnya sanksi Barat, menjanjikan bahwa Rusia akan beradaptasi dan mengambil langkah-langkah untuk menghentikan pelarian mata uang asing dan modal.
(bul)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.