Tiba-tiba Pak Gaek muncul dan langsung menegur Siti Saleha. "Tak baik dibiasakan pulang terlambat ke rumah. Dia harus belajar disiplin dan tepat waktu untuk perkara apa pun."
Sementara sang ibu membela Atta karena sepak bola merupakan kesukaan Atta. Pak Gaek pun mendelik dan menegaskan," Setiap orang punya kesukaan. Tapi kalau kesukaan itu sudah melebihi takaran, itu hanya akan mencelakakan."
Pak Gaek pun berjalan ke arah Hatta," Belajar untuk disiplin dalam setiap perkara. Dengan begitu, oang bisa menempatkan kesukaan pada tempatnya yang benar. Kalau kesukaan sudah melupakan orang pada tanggung jawab, itu sudah tidak benar."
Sebentar lagi gelap, Pak Gaek pun meminta Hatta untuk masuk ke rumah. Namun, dia kembali mengingatkan Hatta agar tak mengulangi perbuatannya.
Bagi Hatta, setiap perbuatan memiliki risiko sendiri-sendiri. Dan sore itu, Hatta mendapatkan latihan tentang keberanian menghadapi risiko.
Cerita ini disadur dari Novel Hatta 'Aku Datang karena Sejarah' karya Sergius Sutanto
(Arief Setyadi )