Share

Bawa Kabur Dana Covid-19, Penjudi Ini Janji Akan Bayar Kembali Sedikit Demi Sedikit

Susi Susanti, Okezone · Kamis 19 Mei 2022 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 18 2596463 bawa-kabur-dana-covid-19-penjudi-ini-janji-akan-bayar-kembali-sedikit-demi-sedikit-gA0bxuNcYY.jpg Ilustrasi dana bantuan Covid-19 (Foto: Mainichi)

JEPANG - Seorang pria yang menggunakan dana bantuan Covid-19 untuk judi berjanji akan mengembalikan dana itu ke otoritas Jepang sedikit demi sedikit.

Menurut media lokal, pria itu secara keliru dikirim 46,3 juta yen pada April lalu yang seharusnya dibagikan di antara 463 orang di sebuah kota di Jepang barat.

"Saya merasa sangat menyesal telah menggunakannya," kata pria itu menurut pengacaranya.

Kota selatan Abu menggugat pria itu dan sedang mempertimbangkan tindakan kriminal.

Kesalahan transfer bank terjadi ketika 463 rumah tangga berpenghasilan rendah dimaksudkan untuk menerima pembayaran tunai masing-masing sebagai bagian dari skema pemerintah untuk mengurangi tekanan keuangan yang disebabkan oleh pandemi.

Baca juga: Gara-Gara Salah Transfer, Dana Bantuan Covid Senilai Rp5,2 Triliun Habis Dipakai Judi

Laporan media lokal menyebutkan investigasi menemukan bahwa pria - yang dilaporkan berusia 24 tahun - menarik 600.000 yen (Rp69 juta) setiap hari selama sekitar dua minggu,

 Baca juga: Suami Istri Bawa Kabur Dana Bantuan Covid-19 Rp285 Miliar, Tinggalkan 3 Anak

Ketika pihak berwenang akhirnya menghubungi dia, dia mengatakan dia tidak lagi punya uang.

Pada Selasa (17/5/2022) pengacara pria itu mengatakan kliennya telah menggunakan smartphone-nya untuk mempertaruhkan semua uang itu menggunakan situs kasino online.

Reuters melaporkan pada awalnya pria itu mengatakan tidak akan mengembalikan uang itu dan pejabat kota meminta ibu pria itu untuk mengunjunginya bersama mereka di tempat kerja untuk meyakinkannya, tetapi tidak berhasil.

Akibatnya, pemerintah kota memutuskan untuk menuntutnya dalam upaya untuk mendapatkan uangnya kembali.

Namun, pengacaranya mengatakan pada Rabu (18/5/2022) bahwa kliennya sekarang telah memutuskan untuk mengembalikan uang itu.

Menanggapi berita tersebut, Wali Kota Norihiko Hanada menyambut baik keputusan itu namun menegaskan kota tersebut tidak berencana untuk mencabut gugatan tersebut.

"Itu satu hal, dan gugatan yang kami ajukan terhadapnya adalah hal lain, jadi saya berharap dia akan mengatakan yang sebenarnya di pengadilan," kata Hanada seperti dikutip oleh Reuters.

Adapun salah satu set pembayaran 100.000 yen (Rp11.4 juta) lainnya telah dikeluarkan untuk rumah tangga yang memenuhi syarat dana Covid-19 yang awalnya dimaksudkan untuk membantu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini