Share

Pembatasan Senjata Api Dilonggarkan, Pembelian Senpi Melonjak Drastis Naik 3 Kali Lipat

Antara, · Jum'at 20 Mei 2022 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 18 2597547 pembatasan-senjata-api-dilonggarkan-pembelian-senpi-melonjak-drastis-naik-3-kali-lipat-30PVa43SIB.jpg Ilustrasi senjata api (Foto: Anadolu Agency)

NEW YORK - Amerika Serikat (AS) sedang mengalami ledakan pembelian senjata besar-besaran yang tidak menunjukkan tanda-tanda akan menurun. Menurut perhitungan komprehensif pertama federal terhadap perdagangan senjata dalam dua dekade, jumlah produksi senjata tahunan meningkat hampir tiga kali lipat sejak 2000, dan melonjak drastis dalam tiga tahun terakhir.

Data yang dirilis oleh Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF) pada Selasa (17/5) itu memberikan gambaran statistik yang jelas akan sebuah negara yang mempersenjatai diri secara penuh.

The New York Times melaporkan para pembeli diuntungkan oleh pelonggaran pembatasan terkait senjata api oleh Mahkamah Agung, Kongres dan badan legislatif negara bagian yang dikuasai oleh Partai Republik.

Baca juga: Jual Senjata ke Taiwan Senilai Rp1,4 Triliun, China Jatuhkan Sanksi ke Perusahaan AS

Data tersebut mendokumentasikan peralihan drastis pada permintaan konsumen di kalangan pemilik senjata api dengan implikasi politik, budaya, dan komersial yang besar.

Baca juga: AS Setujui Penjualan Senjata Senilai Rp201 Triliun ke Indonesia

Menurut laporan itu, sejak 2009, pistol semiotomatis tipe Glock, yang dibeli untuk perlindungan pribadi, mulai terjual lebih banyak dibandingkan senapan yang biasanya digunakan untuk berburu.

Dalam dokumen setebal 306 halaman itu, tercantum pula data lain yang dianggap meresahkan oleh para penegak hukum.

Laporan itu menyebutkan bahwa pihak kepolisian menyita 19.344 senjata api produksi pribadi, senjata rakitan rumahan tak terlacak yang dikenal dengan sebutan "senjata hantu", pada 2021, naik 10 kali lipat sejak 2016.

Data itu juga mengungkap sebuah industri yang tengah mengalami peningkatan, dengan produksi senjata domestik tahunan naik dari 3,9 juta pada 2000 menjadi 11,3 juta pada 2020.

"Senjata api produksi dalam negeri dengan persentase yang relatif kecil diekspor ke luar negeri, sehingga angka tersebut merupakan cerminan akurat dari kebiasaan membeli senjata," ungkap laporan itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini