Share

Penembakan Massal Marak di AS, Senator: Senjata Api 'Mengalir' Seperti Air

Susi Susanti, Okezone · Kamis 26 Mei 2022 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 26 18 2600762 penembakan-massal-marak-di-as-senator-senjata-api-mengalir-seperti-air-s66LPxwbOc.jpg Penembakan massal di SD Texas (Foto: EPA)

WASHINGTONPartai Demokrat di Washington memperbarui seruan untuk undang-undang keamanan senjata yang lebih kuat. Senator Amerika Serikat (AS) Chris Murphy dari Connecticut, seorang advokat terkemuka untuk undang-undang untuk membatasi proliferasi senjata.

"Saya hanya tidak mengerti mengapa orang di sini berpikir kita tidak berdaya,” terangnya kepada wartawan.

"Anda tahu, senjata mengalir di negara ini seperti air. Dan itulah mengapa kami memiliki penembakan massal demi penembakan massal,” lanjutnya.

DPR AS yang dikendalikan Demokrat tahun lalu mengesahkan dua RUU yang memperluas pemeriksaan latar belakang pembelian senjata api, termasuk menutup celah yang mengecualikan penjualan online dan pribadi.

 Baca juga: DPR AS Usul Blokir Penjualan Senjata Senilai Rp10 Triliun ke Israel

Tetapi undang-undang tersebut belum maju di Senat, di mana setidaknya 10 suara Republik diperlukan.

Setelah penembakan itu, setidaknya dua pejabat terpilih dari Partai Republik Texas menyerukan untuk meningkatkan keamanan di sekolah-sekolah dan mempersenjatai guru, sebuah pendekatan yang ditentang oleh para pendukung pengendalian senjata.

Baca juga: Pembatasan Senjata Api Dilonggarkan, Pembelian Senpi Melonjak Drastis Naik 3 Kali Lipat

"Kenyataannya adalah kami tidak memiliki sumber daya untuk memiliki penegakan hukum di setiap sekolah," kata Jaksa Agung Texas Ken Paxton kepada Fox News, Selasa (24/5/20222).

"Tidak ada yang akan bekerja dengan sempurna,” ujarnya.

Penembakan itu terjadi beberapa hari sebelum Asosiasi Senapan Nasional, kelompok lobi utama industri senjata, akan mengadakan pertemuan tahunan di Houston.

Beberapa tokoh Republik Texas, termasuk Gubernur Greg Abbott dan senator AS Ted Cruz dan John Cornyn, dijadwalkan untuk berbicara di depan para hadirin.

Arsip Kekerasan Senjata nirlaba, yang melacak penembakan massal, telah menghitung lebih dari 200 insiden sepanjang tahun ini, yang didefinisikan sebagai empat orang atau lebih tewas atau terluka.

Di Texas, seorang pria bersenjata membunuh 26 orang di sebuah gereja di Sutherland Springs pada 2017.

Penembakan massal menewaskan 10 orang di sebuah sekolah menengah di daerah Houston pada tahun berikutnya, dan 23 orang tewas di Walmart di El Paso dalam serangan pada 2019 yang dimotivasi oleh kebencian rasial.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini