Tak hanya itu, pada kesempatan diskusi global ini juga, Save the Children melibatkan 2 orang perwakilan anak dan orang muda untuk dapat memberikan masukan baik dalam kertas posisi Indonesia maupun dalam forum diskusi bersama dengan negara lainnya.
“Kami mendorong agar seluruh pemangku kebijakan dan Lembaga dapat meningkatkan pengembangan kapasitas kepada anak dan orang muda baik dalam level provinsi, nasional, bahkan internasional. Selain itu, penting untuk melibatkan anak dan orang muda dalam proses pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan rekomendasi anak serta pengalaman dari kehidupan anak itu sendiri,” ucap Anggota Dewan Penasihat Anak dan Orang Muda (Children & Youth Advisory Network) Save the Children Indonesia, Annisa.
Baca juga: Jokowi: Sepanjang Tahun 2022 Terjadi 1.613 Bencana
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.