Share

Tanggapan Wakil Rektor Terkait Artikel Tugas Kuliah Ajakan Mahasiswa UB Bergabung ke ISIS

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 26 Mei 2022 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 26 519 2600604 tanggapan-wakil-rektor-terkait-artikel-tugas-kuliah-ajakan-mahasiswa-ub-bergabung-ke-isis-EwpCNc1erq.jpg Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UB Profesor Abdul Hakim/Avirista Midaada

MALANG - Mahasiswa berinisial IA yang diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 diduga kuat telah tertarik dengan hal-hal berbau ISIS sejak lama.

Pasalnya, ada sebuah jurnal ilmiah yang dibuat dalam rangka tugas perkuliahan membahas mengenai dinamika ISIS.

Dalam artikel ilmiah tersebut, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) ini mengangkat judul 'Faktor-faktor Penyebab Migrasi Wanita-Wanita Muslimah Eropa Menuju ke Wilayah Islamic State'.

Artikel itu kemudian dipublikasikan melalui researchgate.net yang dapat diakses oleh khalayak umum.

Di artikel ilmiah itu tertuliskan diduga waktu pengunggahan artikel pada Desember 2021. Di artikel itu, IA mengulas faktor penarik dan pendorong yang membuat banyak wanita muslimah Eropa bergabung ke negara Islam di Suriah dan Irak. Tulisan itu tampak jelas saat membaca abstraksi yang dibuatnya.

Keinginan berpatisipasi membangun kekhilafahan, ingin mendapatkan pencapaian duniawi, dan pencarian jati diri disebut IA pada artikel ilmiahnya, menjadi faktor penarik migrasinya wanita-wanita muslimah Eropa ke wilayah ISIS.

Memang ia tak menyebut secara spesifik, apakah Islamic State atau negara Islam yang dijadikan judulnya merupakan ISIS atau tidak. Tapi secara tersyirat tampak hal itu memang identiknya dengan ISIS yang ada di Irak dan Suriah.

Sang mahasiswa jurusan Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UB terlihat begitu fasih dan paham membahas mengenai seluk beluk negara Islam dalam artikel, yang diduga merupakan bagian dari tugas kuliahnya. Bahkan ia begitu halus seolah-olah memberikan ajakan untuk bergabung dengan negara Islam Irak dan Suriah berdasarkan kajian di artikel ilmiah tersebut.

Wakil Rektor (Warek) III Universitas Brawijaya Prof. Abdul Hakim mengatakan, tulisan berkaitan negara Islam yang dibuat IA pada tugas kuliahnya menjadi bagian hak dan kebebasan akademis. Dimana hal itu juga perlu melalui proses perdebatan dan kajian di forum akademik.

"Sebagai insan akademis ada kebebasan akademis dimana dosen dan mahasiswa punya hak mengungkapkan pikirannya secara lisan dan tulisan selama disajikan pada forum akademik," kata Abdul Hakim di Gedung Rektorat UB, pada Rabu (25/5/2022).

Hal yang dilarang adalah ketika seorang civitas akademika Universitas Brawijaya terlibat politik praktis dan masuk menjadi sebuah organisasi yang dilarang pemerintah.

"Saya kira tulisan tidak masalah. Selama itu bagian dari representasi kegiatan akademik yang bersangkutan. Itu tidak ada persoalan, toh akan didebat oleh orang lain," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, IA mahasiswa UB diamankan di rumah kosnya di Perumahan Dinoyo Permai Kavling 2 Nomor 7 pada Senin siang sekitar pukul 12.00 WIB. Dari hasil penggeledahan di kamar kosnya, Densus 88 menemukan sejumlah barang bukti berupa tiga bendera bertuliskan Laa Ilaaha Ilallah, ada beberapa buku, anak panah, lengkap dengan busurnya.

Kemudian ada pisau komando, jaket - jaket berwarna doreng - doreng itu juga dibawa, laptop, ada flashdisk, ada beberapa yang lain, dari kamar kos IA di lantai satu.

IA sendiri disebut Densus 88 salah satu anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan merupakan penyebar propaganda paham ISIS di kalangan anak muda dan mahasiswa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini