Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Otak Manusia Lebih Besar 3.000 Tahun yang Lalu, Mengapa Menyusut?

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Senin, 30 Mei 2022 |15:56 WIB
Otak Manusia Lebih Besar 3.000 Tahun yang Lalu, Mengapa Menyusut?
Otak manusia (Foto: Science Photo Library)
A
A
A

Dengan kata lain, kecerdasan menjadi kolektif.

"Bagaimana kalau itu terjadi pada manusia?" ujarnya.

"Bagaimana jika, pada manusia, kita mencapai ambang batas ukuran populasi, ambang batas individu berbagi informasi dan mengeksternalisasi informasi di otak orang lain?,” lanjutnya.

Salah satu kemungkinan lain ialah berkembangnya tulisan - yang terjadi kira-kira 2000 tahun sebelum otak manusia mulai menyusut - juga berdampak. Tulisan adalah salah satu dari relatif sedikit hal yang membedakan kita dari spesies lain dan DeSilva mempertanyakan apakah ini dapat memengaruhi volume otak melalui "eksternalisasi informasi dalam bentuk tulisan dan kemampuan mengomunikasikan gagasan dengan mengakses informasi di luar otak Anda".

Banyaknya perbedaan antara otak semut dan manusia berarti kita perlu berhati-hati dalam menarik persamaan. Namun demikian, Desilva berargumen bahwa kemungkinan itu adalah titik awal yang berguna untuk memikirkan apa yang menyebabkan penyusutan yang mencolok, dan relatif baru, pada volume otak manusia.

Ide-ide ini masih menjadi hipotesis untuk sementara ini. Ada banyak teori lainnya yang berusaha menjelaskan reduksi ukuran otak manusia. Namun, sebagian dari mereka menjadi tidak masuk akal jika penyusutan otak benar-benar baru dimulai 3000 tahun yang lalu.

Contoh yang bagus adalah domestikasi. Puluhan hewan yang telah didomestikasi, termasuk anjing, memiliki otak yang lebih kecil dibandingkan nenek moyang mereka. Namun domestikasi manusia diperkirakan terjadi puluhan, bahkan ratusan ribu, tahun yang lalu — jauh sebelum otaknya menyusut.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement