TANGERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menjelaskan, dugaan sementara penyebab terjadinya kebakaran di salah satu ruangan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 1 diduga akibat korsleting listrik.
“Penyebabnya sementara ini karena ada korsleting listrik, lebih lanjutnya sudah kita serahkan kepada jajaran polsek dan pemilik yayasan,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, A Ghufron Falfeli, Jumat (10/6/2022) malam.
BACA JUGA:SMK PGRI 1 Tangerang Terbakar, 4 Mobil Pemadam Dikerahkan
Dijelaskan Ghufron bahwa kebakaran terjadi di lantai 3, di mana ruangan yang terbakar disebut merupakan sebuah lab.
“Untuk di TKP ada di lantai 3, informasi dari yayasan itu ada lab dan untuk titik terdekatnya memang di atas, karena memang satu lokal untuk lokasi lab kondisi atapnya sudah terbakar semua,” ungkapnya.
BACA JUGA:Kebakaran Pabrik Tiner Tangerang: Api Capai 20 Meter Hingga Drum Melayang
Untuk barang-barang yang terbakar, diakui Ghufron barang yang hangus yakni meja dan kursi. Tak hanya itu, platform di ruangan tersebut sudah hangus terbakar.
“Sementara di lokasi hanya ada meja sama kursi, jadi tidak ada kerugian lain selain atap,” ujarnya.
Sebagai informasi, BPBD Kota Tangerang sendiri mendapat laporan sekira pukul 20.50 WIB. Butuh waktu 15 menit perjalanan kemudian pada pukul 21.14 WIB api sudah dapat dipadamkan.
“Pukul 21.14 api sudah bisa kita kendalikan dan di posisi 21.30 sudah mulai proses pendinginan,” ungkapnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.