Share

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Selatan Jawa Barat Pekan Ini

Arif Budianto, Koran SI · Senin 13 Juni 2022 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 13 525 2610527 bmkg-peringatkan-potensi-banjir-rob-di-pesisir-selatan-jawa-barat-pekan-ini-x5LU1vtoGO.jpg Ilustrasi/Okezone

BANDUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikia (BMKG) memperingatkan potensi banjir rob di sebagian wilayah Pantura sepekan ke depan. Banjir rob terjadi akibat gelombang tinggi.

Prakirawan BMKG Rendi Krisnawan mengatakan bahwa angin berembus konsisten dengan kecepatan cukup tinggi hingga 46 km/jam di beberapa perairan di Indonesia mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang utamanya di Laut Jawa, Laut Sawu, Laut Flores, Laut Banda.

Ketinggian gelombang mencapai 2 meter dan di Perairan Barat Sumatera, Perairan Selatan Jawa hingga NTT, Laut Arafuru dengan ketinggian gelombang mencapai 3 meter.

"Berdasarkan citra satelit, tinggi muka air laut menunjukkan adanya anomali positif yang berpotensi menyebabkan banjir pesisir lebih tinggi. Bersamaan dengan itu, adanya fenomena Super Full Moon yatu fase Bulan Purnama yang bersamaan dengan fase Pasang Air Laut Tertinggi pada tanggal 14 Juni 2022," katanya.

Hal ini berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut. Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir selatan Jawa Barat hingga pesisir selatan Yogyakarta pada tanggal 13 - 23 Juni 2022.

Secara spesifik diprediksi terjadi di pesisir selatan Sukabumi, Cilacap, Cianjur, Kebumen, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Yogyakarta.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Potensi banjir pesisir (rob) diprediksi berlangsung dengan waktu yang berbeda di tiap wilayah. Kondisi ini secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat dan pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

"Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk menggantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca BMKG, " jelas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini