Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Di Forum Dunia, Indonesia Curhat Dikirimi Sampah Impor yang Ternyata Mengandung Racun B3

Antara , Jurnalis-Selasa, 14 Juni 2022 |23:24 WIB
Di Forum Dunia, Indonesia Curhat Dikirimi Sampah Impor yang Ternyata Mengandung Racun B3
Pemerinta tegaskan atur secara tegas impor sampah (Foto Ist)
A
A
A

Diungkapkan oleh Dirjen Rosa Vivien, Interpol Italy menyampaikan bahwa diperlukan keterlibatan kepolisian dalam penanganan perdagangan limbah ilegal dalam lingkup kerjasama internasional mengingat isu perdagagan limbah ilegal termasuk 4 besar kejahatan bisnis global.

Terkait peranan Customs (Bea dan Cukai) disampaikan oleh Thailand bahwa ada perbedaaan jalur dalam menerima limbah (red line dan green line). Jika kontainer yang datang masuk ke jalur merah maka perlu dilakukan x-rays untuk melihat isinya dan hal ini juga sudah diterapkan oleh Bea dan Cukai di Indonesia.

“Memperhatikan hal ini, Sekretariat Konvensi BRS merasa perlu untuk dibangun kerjasama internasional dalam penanganan illegal traffic untuk limbah terutama dalam hal pertukaran informasi dari negara maju dan negara berkembang (ASEAN),” ujarnya.

Dijelaskan Rosa Vivien, peran KLHK dalam penanganan impor limbah ilegal bersama dengan Bea dan Cukai adalah melakukan pemeriksaan terhadap container yang terindikasi mengandung limbah ilegal dan merekomendasikan hasil pemeriksaan apakah bersih dan dapat diterima atau bilamana hasilnya kotor dan terkontamisa limbah B3 dan sampah maka harus direekspor.

Dalam pelaksaaan reekspor, Dirjen PSLB3 sebagai focal point Konvensi Basel telah melakukan notifikasi ke negara asal limbah untuk mengabil kembali limbahnya. Pada kasus terkahir tahun 2019, dari 1121 kontainer yang diperiksa, maka 423 kontainer dikategorikan ilegal dan telah berhasil dilakukan reekspor 309 kontainer ke negara asalnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement